Teriakan Sigit Budiarto Bikin Edi/Melati Terlecut

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 02 November 2012 | 21.00



World Junior Championships


Teriakan Sigit Budiarto Bikin Edi/Melati Terlecut





Jumat, 2 November 2012 | 20:40 WIB













CHIBA, Kompas.com - Indonesia sukses menempatkan dua wakilnya di babak final ganda campuran World Junior Championships 2012. Terjadi all-Indonesian final antara pasangan Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia dan Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti.
 
Pada babak semifinal yang berlangsung Jumat (2/11/2012) malam di Chiba Port Arena, kedua pasangan ini berhasil menundukkan ganda campuran asal China. Alfian/Shela mengalahkan unggulan 3/4, Yilu Wang/Huang Yaqiong lewat permainan rubber game, 12-21, 21-19, 21-12. Sementara Edi/Melati juga harus menempuh permainan tiga game untuk mengalahkan Liu Yuchen/Qingchen Chen dengan skor akhir 14-21, 21-18, 21-11.


"Kami sempat kewalahan sekali pada game pertama sampai kalah jauh. Tapi ketika bisa menang di game kedua, saya melihat lawan sedikit tidak yakin, jadi kami coba menekan terus. Pada game ketiga kami semakin percaya diri," ungkap Shela.
 
Pertandingan Alfian/Shela melawan Yilu/Huang sempat diberhentikan beberapa kali karena kedua pasangan membutuhkan perawatan dari dokter. Pada game pertama, Yilu mengalami cedera pada kakinya. Pada game kedua dan ketiga, justru Shela yang mengalami kram pada telapak kaki kirinya hingga ia harus dibantu tim dokter untuk melanjutkan pertandingan.
 
"Stamina saya memang terkuras sekali, karena begitu lelahnya, saya kesulitan untuk makan. Ini menyebabkan oksigen di tubuh kurang, badan jadi dingin dan kaki saya jadi mudah kram. Untungnya saya masih bisa melanjutkan permainan karena Alfian bisa membantu meng-cover lapangan," kata Shela menjelaskan kondisinya, seperti dikutip dari situs resmi PB PBSI.

Senada dengan Alfian/Shela, pasangan Edi/Melati juga harus menderita kekalahan di game pertama. Dengan berjuang mati-matian di game kedua, Edi/Melati menahan laju pasangan China yang bermain sangat cepat.
 
"Waktu game kedua, mas Sigit (Sigit Budiarto) terus berteriak kepada kami untuk jangan mau kalah. Ini terus terngiang-ngiang di pikiran kami. Setidaknya salah satu dari ganda campuran Indonesia harus ada yang masuk final, kami tidak ingin terjadi all-Chinese final, ternyata malah all-Indonesian final," kata Melati usai pertandingan.

Keyakinan menjadi modal utama bagi Edi/Melati dalam memenangkan pertandingan mereka malam ini.
 
"Pada game kedua dan ketiga, saya lebih berani di depan net. Dapat poin banyak dari sini, kami makin yakin kalau ganda China ini bisa dikalahkan. Apalagi Chen semangat sekali dengan teriakannya, saya pun berteriak lebih kuat lagi agar lebih terpacu untuk menang, dan ternyata berhasil, kami unggul jauh di game ketiga," tambah Melati.

Hasil ini serupa dengan final tahun lalu di mana Indonesia juga memastikan gelar ganda campuran. Final antara sesama pemain Indonesia ini akhirnya dimenangkan oleh Alfian Eko Prasetya/Gloria Emanuelle Widjaja yang berhasil menundukkan Ronald Alexander/Tiara Rosalia Nuraidah.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo















Anda sedang membaca artikel tentang

Teriakan Sigit Budiarto Bikin Edi/Melati Terlecut

Dengan url

http://automotivecyberspaces.blogspot.com/2012/11/teriakan-sigit-budiarto-bikin-edimelati.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Teriakan Sigit Budiarto Bikin Edi/Melati Terlecut

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Teriakan Sigit Budiarto Bikin Edi/Melati Terlecut

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger