Polisi: Hanya Slank yang Tidak Diizinkan

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 02 November 2012 | 21.50


Konser Slank

Konser Slank (sumber: Yanuar Rahman/Beritasatu.com)




Memiliki catatan kurang baik

Grup band Slank tak mendapatkan izin tampil dalam acara puncak konser  Soundrenaline 2012 bertajuk  “Rhythm Revival”, di Lapangan Sunburst  Extension, BSD City, Tangerang, Sabtu (3/11) besok. Juru  Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, menuturkan hanya grup pelantun lagu "Balikin" dan "Tong Kosong" itu yang tak diizinkan manggung sementara grup lain diperbolehkan.

"Di lapangan Serpong Tangerang memang ada konser musik yang akan berlangsung. Rencananya banyak grup musik akan tampil, termasuk Slank. Namun, grup Slank tidak mendapatkan izin polisi," ujar Rikwanto, di  Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/11).

Dikatakan Rikwanto, pihak  kepolisian tak menerbitkan izin lantaran penampilan Slank di Tangerang  memiliki catatan kurang baik. Kerap terjadi keributan ketika grup  besutan Bimo Setiawan (Bim-bim) itu tampil di Tangerang, cetusnya.

"Karena  memang dalam sejarah konser di Tangerang cenderung ada keributan baik saat konser atau bubaran. Polres Tangerang tak memberikan izin. Grup Slank ini pendukungnya dari mana-mana. Ada dari Depok, Karawang, Bekasi, Tangerang dan lainnya. Ini yang ditakutkan memicu konflik di lapangan," tambah Rikhwanto.

Rikwanto menyampaikan, bukan berarti di Tangerang tak diizinkan lalu wilayah lain juga tak diberi izin. Setiap wilayah punya penilaian masing-masing dalam melakukan pengamanan lingkungan.

"Setiap  wilayah ada pertimbangan masing-masing terkait masalah keamanan lingkungan. Jadi bukan berarti di wilayah lain tidak diizinkan juga," ujar dia.

Slankers Kecewa

Sementara itu grup band Slank yang dihubungi secara terpisah, Rabu (31/10), mengaku kecewa. Gitaris Slank, Abdee, yang dihubungi Beritasatu.com via telepon mengatakan dari 35 band akan tampil di ajang tahunan itu, hanya Slank yang dilarang tampil.

"Kalau dari kita pengin main. Panitia (Soundrenaline) sudah berusaha. Dari 35 band, hanya Slank yang enggak (boleh) main. Kalau menurut panitia, kita enggak dapat izin dari kepolisian Tangerang," jelas Abdee penuh sesal.

Slank selalu tampil di ajang Soundrenaline sejak pertama kali digelar pada 2002. Sebelumnya dalam ajang pemanasan Road to Soundrenaline yang digelar di beberapa kota besar di Indonesia, Slank masih tampak tampil menghibur para Slankers dan penikmat musik tanah air.

Tidak hanya Slank, tetapi ulah polisi ini kemudian memantik kekecewaan dari para Slankers, sebutan untuk pecinta band Sland, di Tanah Air.

"Semua kecewa dan menyampaikan lewat sosial media, SMS, bahkan datang langsung ke Potlot (markas Slank). Itu mereka lakukan ketika tahu Slank tidak masuk dalam jajaran band yang tampil di Soundrenaline tahun ini," sambung Abdee.

Kelima personel Slank menilai larangan polisi itu seperti mengekang kebebasan berekspresi mereka sebagai musisi.

"Soundrenaline juga sebagai ajang berekspresi sebagai musisi. Secara enggak langsung ini merugikan kita," Abdee menutup penjelasannya.

Anda sedang membaca artikel tentang

Polisi: Hanya Slank yang Tidak Diizinkan

Dengan url

http://automotivecyberspaces.blogspot.com/2012/11/polisi-hanya-slank-yang-tidak-diizinkan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Polisi: Hanya Slank yang Tidak Diizinkan

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Polisi: Hanya Slank yang Tidak Diizinkan

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger