Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Penalti Multi-trip Dikeluhkan, PT KCJ Angkat Bicara

Written By Luthfie fadhillah on Rabu, 11 September 2013 | 21.46






JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakuan denda Rp 7000 untuk kartu multi-trip yang terkena penalti dalam layanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek, mendapat protes dari para penggunanya.

Mereka pun mempertanyakan prosedur seperti apa sebuah kartu multi-trip dikategorikan terkena penalti atau tidak.

Desca (26), warga di Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengaku tak cukup banyak mendapatkan informasi yang jelas terkait kategori pemberlakuan penalti pada kartu multi-trip.

Ia pun menceritakan bahwa kartu multi-tripnya yang tidak bisa digunakan di Stasiun Lenteng Agung, Selasa (10/9/2013), setelah sempat menggunakannya dua kali bolak-balik masuk keluar pintu peron di waktu yang tak terlalu lama berselang.

"Saat itu saya sempat masuk ke peron dengan ngetap kartu multi-trip, lalu kemudian keluar lagi dengan ngetap di pintu keluar," katanya Rabu (10/9/2013).

Ia kemudian kembali masuk ke peron ketika melihat ada KRL dari arah Jakarta yang hendak menuju Bogor. "Tapi tidak keburu, lalu saya memutuskan untuk keluar peron lagi. Pas mau tapping di pintu keluar, ternyata kartu multi-trip saya sudah kena penalti," keluhnya.

Saat itu, kata Desca, jika ingin kartu multi-tripnya bisa tetap digunakan maka dia harus membayar denda Rp 7000. Namun, ia urung lantaran ada seorang petugas yang menggunakan kartunya untuk tapping di pintu keluar, dan menolong Desca keluar dari peron. Ia pun memilih untuk tidak menggunakan KRL.

Namun ketika ia hendak menggunakannya kembali di pintu masuk peron Stasiun Pondok Cina, dia mendapati kartu multi-trip miliknya sudah tidak bisa digunakan lagi. "Saya tidak mendapatkan informasi yang cukup kenapa kartu multi-trip saya tidak bisa digunakan. Padahal sebelumnya saya hanya dua kali keluar masuk stasiun tanpa menggunakan KRL Commuter Line," ujarnya.

Penyebab Kartu Terkena Penalti


Menanggapi hal tersebut, Manajer Komunikasi PT KCJ Eva Chairunnisa mengatakan, faktor tergesa-gesa pengguna multi-trip saat akan masuk atau keluar peron bisa menyebabkan kartu kena penalti. 


"Untuk melakukan tapping, tidak bisa terburu-buru. Mesin belum selesai membaca kartu (untuk membuka pintu) sudah diangkat dan di-tapping lagi. Kadang-kadang saking buru-burunya, belum dua detik ada yang tapping sampai tiga kali," katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (11/9/2013).

Eva juga menjelaskan bahwa penumpang KRL punya kesempatan untuk melakukan tapping tiga kali--yakni dua kali masuk dan sekali keluar--di stasiun yang sama sebelum satu jam. "Jadi kalau dia masuk, dia masih punya kesempatan untuk keluar dan masuk lagi, tapi sebelum satu jam dan cuma satu kali.  Jika keluar lagi memang akan kena penalti," jelasnya.

Eva melanjutkan, penalti terjadi karena mesin pembaca kartu tidak bisa membaca apakah penumpang yang bersangkutan sudah melakukan perjalanan atau belum.

Ada banyak faktor yang menyebabkan kartu multi-trip terkena penalti. Faktor lainnya apabila penggunanya pernah menggunakan "pintu liar" untuk masuk atau keluar stasiun. "Misal masuk lewat pintu liar, artinya di data tidak ada tapping masuknya. Ini ketika tapping keluar akan dikenakan penalti. Begitu juga misal tapping masuk, keluarnya lewat pintu liar, besoknya ketika akan tapping masuk akan kena penalti," pungkasnya.





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















21.46 | 0 komentar | Read More

Berkas 2 Pegawai Pajak Dinyatakan Lengkap






JAKARTA, KOMPAS.com — Dua pegawai pajak kantor wilayah Jakarta Timur Eko Darmayanto (ED) dan Mochamad Dian Irwan Nuqishra (MDI) yang menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan suap kepengurusan pajak PT The Master Steel akan segera disidangkan. Berkas perkara keduanya telah dinyatakan lengkap atau P21.

"Kasus dugaan korupsi Master Steel, ada pelimpahan tahap dua atas nama MDI dan ED," ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi, di Gedung KPK RI, Rabu (11/9/2013).

Sementara itu, pihak PT The Master Steel telah lebih dulu disidangkan. Ketiganya, yaitu Direktur Keuangan PT The Master Steel Manufactory Diah Soemedi, Manager Akuntansi PT Master Steel Manufactory Effendy Komala, dan Supporting Accounting PT Master Steel, Teddy Muliawan. Mereka telah menjalani sidang tuntutan.

Dian dan Eko ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima hadiah atau janji dari Diah melalui dua pegawainya. Pemberian uang kepada dua pemeriksa pajak ini disebut berkaitan dengan kepengurusan tunggakan pajak PT The Master Steel.

Informasi dari KPK menyebutkan, perusahaan baja itu menunggak pembayaran pajak sekitar Rp 120 miliar. Masalah pajak PT The Master Steel tersebut sudah masuk tahap penyidikan di Ditjen Pajak. Ada tim penyidik yang dibentuk untuk menangani masalah PT The Master Steel.

Tim tersebut terdiri dari beberapa orang, di antaranya Dian dan Eko. KPK kemudian menangkap Eko, Dian, dan Teddy di terminal III Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu (15/5/2013) pagi, sedangkan Effendy ditangkap di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Timur.




Editor : Hindra Liauw
















21.02 | 0 komentar | Read More

Pia/Rizki Susul Greysia/Nitya ke Babak Kedua China Masters




Ganda putri Indonesia, Pia Zebadiah Bernadet (belakang)/Rizki Amelia Pradipta, bersiap menerima pukulan kok dari ganda Thailand, Narissapat Lam/Saralee Thoungthongkam, pada pertandingan babak ketiga BWF World Championships 2013, di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Kamis (8/8/2013). | badmintonindonesia.org








CHANGZHOU, KOMPAS.com - Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta menutup perjuangan wakil Indonesia pada hari pertama Adidas China Masters Superseries yang berlangsung di Changzhou, dengan kemenangan atas wakil tuan rumah, Du Yue/Li Yin Hui, 21-19, 21-12, Rabu (11/9/2013).

Pia/Rizki datang ke turnamen ini sebagai unggulan keempat. Pasangan yang tergabung di klub Jaya Raya Jakarta ini, terlalu tangguh bagi ganda muda China.

Meski sempat mendapat perlawanan ketat pada game pertama, Pia/Rizki tetap mampu menguasai pertandingan. Dalam 33 menit, mereka bisa menuntaskan pertandingan dengan dua game langsung.

Di babak kedua, Pia/Rizki akan menghadapi ganda Singapura, Shinta Mulia Sari/Yao Lei, yang lolos ke babak kedua tanpa bertanding, karena calon lawan mereka mundur dari turnamen. Pia/Rizki menyusul ganda putri pelatnas, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang lebih dulu lolos ke babak kedua, setelah mengalahkan Liu Linlin/Wang Qindanqing.

Sementara satu ganda putri Indonesia lainnya, Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah, langsung terhenti di babak pertama.




Editor : Pipit Puspita Rini















21.01 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By Luthfie fadhillah on Selasa, 10 September 2013 | 21.53






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













21.53 | 0 komentar | Read More

Zaskia Sempat Malu Menerima Lamaran Vicky


Jakarta - Pasca memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Vicky Prasetyo, Zaskia benar-benar merasa terpuruk. Namun pelantun lagu Satu Jam Saja itu akhirnya pasrah dengan apa yang menimpanya. Zaskia juga mengaku sudah mulai bisa bangkit. Hal itu diungkapkan Zaskia saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/9).


"Alhamdulillah Neng sudah mulai bisa bangkit dan memasrahkan segala yang terjadi sama Allah. Meskipun sulit namun atas bantuan dukungan dari semua terutama abah dan emak akhirnya aku mampu bangkit. Sekarang Neng sudah mulai kerja lagi," ujar Zaskia.


Lebih lanjut Zaskia akibat kekecewaan yang mendalam terhadap Vicky Prasetyo, dirinya sempat mengurung diri di kamar.


"Neng sempat tiga hari enggak keluar kamar apalagi rumah. Karena Neng merasa malu dengan keputusan mau dilamar dia," lanjutnya.


Pemilik nama Syurkianih itu tidak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua orang yang ikut membantunya mengatasi masalah yang sedang dihadapinya itu.


"Neng mau berterima kasih sama abah dan emak juga kerabat dan sahabat-sahabat Neng yang sudah membantu bangkit dari keterpurukan. Neng juga mau mengucapkan terima kasih sama teman-teman yang sudah mengingatkan Neng. Walaupun sudah lamaran ya sudah, untung belum sampai menikah," tuturnya.


21.50 | 0 komentar | Read More

Soal Suriah, Presiden Surati Dewan Keamanan PBB






JAKARTA, KOMPAS.com
 — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengirimkan surat kepada hampir seluruh anggota Dewan Keamanan PBB, Presiden Suriah Bashar Al-Assad, dan para pemimpin dunia terkait penyelesaian konflik di Suriah. Presiden ingin tidak ada serangan militer ke Suriah.


"Itulah diplomasi all out kita. Tentu kita tidak bisa mengatur dunia, tapi kita berikan pandangan," kata Presiden saat rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/9/2013).


Sebelumnya, masalah Suriah dibahas dalam pertemuan KTT G-20 di Rusia pekan lalu. Sikap para pemimpin dunia terpecah dalam dua arus utama terkait penyelesaian konflik Suriah. Pertama, menginginkan penggunaan kekuatan militer untuk menindak Pemerintah Suriah yang diduga menggunakan senjata kimia. Serangan itu dilakukan dengan atau tanpa mantan PBB.


Pandangan kedua, tindakan terhadap Suriah harus atas dasar mandat PBB. "Di situ relatif tegang. Saya sampaikan pandangan saya tidak ke ekstrem satu atau yang lain. Harus ada respons masyarakat internasional, tidak harus melakukan serangan militer, tapi semacam gencatan senjata. Diawasi PBB, selanjutnya proses politik yang inklusif, demokratis, dan transparan berdasarkan keinginan rakyat Suriah," kata Presiden.


Presiden mengatakan, awalnya tidak ada dukungan terkait pandangannya itu. Namun, dalam tiga hari terakhir, kata dia, terlihat kemungkinan serangan militer tidak dilakukan setelah semua pihak memikirkan dampaknya.


Jika nantinya opsi gencatan senjata diambil, tambah Presiden, Indonesia siap membantu mengirimkan pasukan perdamaian ke Suriah di bawah bendera PBB. Presiden meminta Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa untuk terus memantau perkembangan terkait Suriah.





Editor : Hindra Liauw







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











21.02 | 0 komentar | Read More

Syarief Hasan Tegaskan Tak Ada Calon Titipan di Konvensi Demokrat

Written By Luthfie fadhillah on Senin, 09 September 2013 | 21.02





JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, partainya sama sekali tidak menyiapkan calon tertentu untuk dimenangkan dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Pernyataannya ini menepis anggapan bahwa Pramono Edhie Wibowo merupakan calon yang disiapkan oleh keluarga Cikeas.

“Tidak ada, tidak ada yang direkomendasikan atau dititipkan. Yang jelas Partai Demokrat memberikan kesempatan kepada semua calon,” ujar Syarief di Kompleks Parlemen, Senin (9/9/2013).

Syarief mengatakan, yang menentukan siapa capres Partai Demokrat adalah masyarakat, bukan pengurus Demokrat. “Rakyat ini kan ada hampir 250 juta, kalau kau bisa menguasai 170 juta pemilih, baru jadi capres,” kata Syarief.

Menteri Koperasi dan UKM ini mengatakan, partainya memberikan kesempatan yang sama kepada semua kandidat untuk berkomunikasi dengan rakyat. Hal Ini untuk mengenalkan kandidat dan program yang akan dibawa. Terkait menteri yang ikut dalam konvensi, Syarief mengingatkan pesan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Pak SBY tidak ingin keikutsertaan mereka di konvensi mengganggu kinerja mereka,” katanya.

Sebelumnya, Komite Konvensi Capres Partai Demokrat sudah menetapkan 11 peserta konvensi. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Pramono Edhie Wibowo menjadi kandidat yang kerap dikait-kaitkan kedekatannya dengan keluarga Cikeas.

Dukungan kepada Pramono juga berasal dari Fraksi Partai Demokrat seperti Ketua Fraksi Nurhayati Ali Assegaf dan Sekretaris Fraksi Saan Mustopa. Tak hanya itu, Pramono bahkan didukung oleh Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas.


Pramono membantah bahwa ia menjadi calon yang dipersiapkan Partai Demokrat. "Andai seseorang hanya mengandalkan kedekatan dangan sang penguasa tanpa modal menjadi presiden Indonesia, sulit," kata Pramono.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu pun mengaku tak akan mengotakkan diri, meski ada faksi di internal Partai Demokrat.

"Saya melihat dan berkomunikasi dengan kader-kader mereka tidak merasa terpecah. Kalau dukungan boleh, tapi jangan terpecah. Kalau ini semakin kuat kan Partai Demokrat makin besar," katanya.





Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











21.02 | 0 komentar | Read More

Ahmad Dhani Kaget Dul Nekat Setir Mobil Tanpa Sopir

Written By Luthfie fadhillah on Minggu, 08 September 2013 | 21.50


Jakarta - Kecelakaan yang melibatkan Ahmad Abdul Qadir Jaelani atau Dul ternyata membuat musisi Ahmad Dhani kaget bukan kepalang. Dhani rupanya tidak pernah mengetahui bahwa Dul mengendarai mobilnya sendiri. Sebab, putra bungsu Ahmad Dhani dan Maia Estianty tersebut, terbiasa menggunakan sopir dalam berbagai aktivitas.


Hal tersebut diungkapkan Jerry Marmen, paman Dul yang didampingi Joyce, Nenek Dul, di RSPI Jakarta Selatan, Minggu (8/9).


"Dul tidak diizinkan dan tidak pernah dizinkan membawa mobil. Karena dia masih kecil. Selama ini untuk menemani aktivitasnya, Dul selalu diantar sopir Ahmad Dhani," ungkap Jerry.


Jerry juga meyakini bahwa sesaat kejadian keluarga tidak mengetahui bahwa Dul bertindak nekat dengan membawa mobil sendiri. Dan dirinya juga memastikan bahwa mobil tersebut milik sang ayah.


"Itu mobil Ahmad Dhani, bukan mobil pribadi Dul. Dan pada saat itu Dhani tidak mengetahui bahwa Dul benar-benar nekat mengendarai mobilnya sendiri," lanjutnya.


Lebih lanjut diungkapkan Jerry, sore hari sebelum kecelakaan yang menimpa Dul, Dhani kesulitan menghubungi sang anak.


"Sejak sore pukul lima, Dhani sudah mencoba mengontak Dul untuk diajak ke pernikahan Judika, tapi enggak bisa masuk dan begitu tahu Dul kecelakaan kontan membuat Dhani sebagai Ayah syok," tuturnya.


21.50 | 0 komentar | Read More

Basuki Minta Maaf Jakarta Masih Macet






JAKARTA, KOMPAS.com - Macet di Jakarta masih menjadi pekerjaan rumah Pemprov DKI Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun sampai meminta maaf karena kemacetan Jakarta.

Permintaan maaf itu disampaikan Basuki saat menutup acara Wayang World Puppet Carnival 2013 di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (8/9/2013). Acara tersebut dihadiri perwakilan negara-negara asing.

"Semoga ini adalah awal dari berkembangnya kesenian wayang. Saya juga minta maaf kalau Jakarta masih macet. Semoga jika acara ini diadakan dua tahun lagi, Pemerintah bisa menyediakan bus-bus pariwisata," kata Basuki.

Acara Wayang World Puppet Carnival 2013 ini ditutup dengan pertunjukan seni dari Saung Angklung Udjo Bandung. Seluruh partisipan dari berbagai negara ikut bermain angklung bersama.

Wayang World Puppet Carnival 2013 atau WWPC 2013 berlangsung sejak 1 September hingga 8 September 2013. Acara ini diikuti peserta dari 46 negara dengan menampilkan 64 pertunjukan.

yang diadakan di Museum Nasional, Monas, Gedung Usmar Ismail Kuningan, dan Gedung Pewayangan Kautaman Taman Mini.

Ketua Umum PEPADI atau Persatuan Pedalangan Indonesia, Ekotjipto, mengharapkan Indonesia menjadi rumah bagi wayang dunia. Hal tersebut berkaitan dengan telah ditetapkannya wayang sebagai Pusaka Budaya non Benda (World Intangible Heritage).

Dalam acara penutupan ini, diumumkan juga para pemenang pertunjukan wayang dari negara partisipan. Pemenang tersebut di antaranya berasal dari Bangladesh, Korea Selatan, Kolombia, India, USA, Turki, Portugal, dan Ekuador. Selain itu, Jepang (Best Actor), Polandia (Best Actress), Jerman (Best Director), Inggris (Best Performance), dan Thailand (Best Original Performance).




Editor : Ana Shofiana Syatiri
















21.46 | 0 komentar | Read More

Kuntoro dan 5 Tokoh Dunia dapat Doktor Honoris Causa






JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Unit Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto bersama lima tokoh dunia lainnya, mendapatkan  anugerah doktor honoris causa dari Universitas Northeastern di Boston, Masachussets, Amerika Serikat (AS).

Doktor kehormatan itu diberikan kepada Kuntoro sebagai mantan Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh dan Pulau Nias pada Mei lalu, tanpa publikasi. Waktu itu, Kuntoro dinilai memberikan kontribusi nyata lewat ilmunya ketika harus mengambil keputusan yang penting dan mendesak untuk pemulihan pasca-gempa bumi dan gelombang tsunami yang melanda Aceh dan Nias.

"Ya, saya memang mendapat penghargaaan sebagai doktor HC (honoris causa) di bidang engineering dalam pengambilan keputusan," kata Kuntoro saat dihubungi Kompas, Minggu (8/9/2013) malam ini.

Dari siaran pers yang diterima Kompas, akhir pekan ini, Universitas Northeastern menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada enam tokoh dunia. Dua di antaranya adalah Colin Powell, mantan Menteri Luar Negeri AS, dan Kuntoro Mangkusubroto.

"Dari enam tokoh yang mendapat gelar doktor HC, saya satu-satunya penerima yang bukan berasal dari AS," tambahnya.

Meski enghargaan itu bakal menambah daftar gelar doktor yang diterimanya selama ini, bagi Kuntoro, gelar bukanlah segalanya.

"Tetapi, yang penting adalah amalan dan penerapan dari ilmu pengetahuan itu sendiri," ujar Kuntoro.

Setelah mendapat gelar tersebut, alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan kuliah umum yang isinya tentang pengambilan keputusan saat ia menjadi Kepala BRR hingga menjadi Kepala UKP4. Judul makalahnya, “Managing Reform in Indonesia: From Tsunami Recovery to UKP4 – Decision Science in Practice”. Acara digelar akhir pekan ini di aula Gedung PLN Pusat. 




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary
















21.02 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger