Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

ArtSwara Pentaskan 'Tresna' di Galeri Indonesia Kaya

Written By Luthfie fadhillah on Sabtu, 25 Januari 2014 | 21.50


Jakarta – ArtSwara yang dikenal sebagai salah satu pionir dalam memajukan drama musikal Indonesia yang memiliki nilai edukasi berkualitas tinggi, serta memberikan tontonan alternatif kepada penikmat seni Indonesia unjuk kebolehan lewat pertunjukan teater bertajuk ‘Tresna’ di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (25/1).


Seperti namanya, pertunjukan teater ‘Tresna’ ini bercerita tentang cinta melalui tiga kisah dari para wanita yang berbeda latar dan cerita.


Kisah pertama mengangkat kecintaan terhadap tanah air melalui perjuangan Cut Nyak Dien, seorang wanita yang melakukan pemberontakan terhadap para penjajah. Sampai akhirnya ia dikhianati oleh orang sebangsanya sendiri dan diasingkan ke Sumedang, namun cintanya pada Indonesia tidak pernah padam.


“Percayalah kalian khape-khape jahanam, hatiku tak pernah mati! Tak pernah buta sekalipun ia tikam dalam pembuangan ini! Hatiku masih terus mengelana, menjelajah setiap pelosok negeri, mendampingi mereka yang masih cinta negeri ini, menggandeng para panglima perang, mengawal anakku, Tjoet Gambang. Ku tanyakan padamu, perang ini, untuk siapa?” tutur Cut Nyak Dien yang diperankan Nazyra C. Noer.


Kisah kedua mengambil tokoh Kidul, seorang istri raja yang terikat dalam pernikahan mistis. Kidul mempertanyakan adanya cinta dalam pernikahan tersebut, serta jati diri yang sesungguhnya diantara cerita-cerita dan mitos-mitos yang beredar selama ini.


“Apakah yang lebih malang di dunia ini selain kehilangan jati diri kita yang sebenarnya? Siapa aku sebenarnya? Aku sendiri pun tak tahu. Begitu banyak cerita yang dikisahkan, hingga aku pun bingung untuk menentukan mana yang sesungguhnya,” ujar Kidul yang diperankan Chandra Satria.


Kisah ketiga mengangkat cinta kasih antarperempuan. Hubungan tak sempurna antara Amba dan ibunya, Kirana, dan Kirana dengan ibunya, Laksmi diwarnai prahara. Tetapi dengan cinta, mereka terikat menjadi satu dan dapat melengkapi satu sama lain.


“Sampai kapan pun kau adalah anakku. Tak peduli seberapa besar kau sudah menyakiti hatiku,” ujar Laksmi yang diperankan oleh Sita Nursanti. Dan dibalas oleh Kirana yang diperankan oleh Christine Tambunan, “Sampai kapanpun engkau adalah ibuku. Tak peduli seberapa jauh engkau sudah melupakan diriku.”


Tiga cerita ini ingin menunjukkan bahwa 'tresna', yang dalam bahasa Indonesia artinya cinta dalah bahasa yang universal. Orang tidak harus mengeluarkan kata-kata cinta, namun mimik dan bahasa tubuh bisa menunjukkan bagaimana cinta itu,” ujar Maera Panigoro yang juga berperan sebagai peran pembantu.



21.50 | 0 komentar | Read More

Nikita Mirzani Jadi Perampok Seksi di Film "Comic 8"

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 24 Januari 2014 | 21.50


Jakarta - Aktris yang kerap tampil seksi, Nikita Mirzani merasa sangat puas dengan kualitas aktingnya di film terbaru bertema comedy action "Comic 8". Di film tersebut, wanita yang akrab disapa Niki ini berperan sebagai seorang pegawai bank yang menjadi korban perampokan sekaligus perampok juga yang menyamar.


"Aku puas banget karena kan biasanya aku main di film action. Disini proses syutingnya agak berat karena ada actionnnya, seneng sih. Kebetulan aku juga pengen ganti suasana, orang tahu lah biasanya horor. Bosan," ucap Nikita Mirzani saat ditemui di acara gala premiere film Comic 8 di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Kamis (23/1)


Tidak berbeda jauh dengan film Nikita sebelumnya, pada layar lebar arahan sutradara Anggy Umbara dan produksi Falcon Pictures itu, Niki masih menonjolkan aura seksi ke dalam karakternya. Walaupun demikian, isteri dari Sajad Ukra tersebut tidak keberatan jika dianggap identik dengan image seksi.


"Ya gimana, belum ada yang nawarin main film religi. Dari pasarnya juga masih perlu bumbu-bumbu itu sih, tapi 'kan di film ini beda masih ada ceritanya yang sangat menarik. Ini film humor yang buat penontonnya ngakak dan tertawa. ya untuk hiburanlah," ucap Niki.


Comic 8 mengisahkan tentang bertemunya 3 kelompok penjahat 'unik' yang berusaha merampok bank yang sama. Para perampok itu nantinya akan diperankan oleh para stand up comedian ternama yaitu Mongol Stres, Mudy Taylor, Ernest Prakasa, Bintang Timur, Babe Cabiita, Fico Fachriza, Arie Keriting dan Kemal, yang merupakan tiga kelompok penjahat untuk merampok bank.


"Alasan lain Niki main film disini karena Niki memainkan dua karakter yang berbeda dalam satu film dan ini menantang buat Niki dan sekaligus mengasah akting Niki," tabah dia.


Film yang turut dibintangi oleh Henky Solaiman, Kiki Fatmala, Nirina Zubir, Agus Kuncoro, Laila Sari, Agung Hercules, Coboy Junior, Ence Bagus, Joe P Project, Jeremy Teti, Cak Lontong, Pandji Pragiwaksono dan Ge Pamungkas ini, siap rilis di Cinema 21 mulai 29 Januari 2014.


21.50 | 0 komentar | Read More

Mengemudi Sambil Mabuk, Justin Bieber Ditahan di Miami

Written By Luthfie fadhillah on Kamis, 23 Januari 2014 | 21.50


Miami - Justin Bieber dilaporkan ditahan oleh pihak kepolisian Miami, Kamis (23/1). Bieber ditahan karena mengemudi dalam kondisi mabuk.


Menurut berita yang dilansir Miami Herald dan CBS penahanan tersebut dilakukan di Pantai Miami.


Sementara itu NBC melaporkan bahwa penahanan juga dilakukan karena penyanyi berumur 19 tahun itu melakukan drag racing menggunakan mobil sport Lamborghini yang disewanya.


Menurut sumber dari pihak kepolisian yang dikutip situs TMZ, saat ini Bieber berada dalam tahanan dan tengah menjalani tes untuk menguji kadar alkohol dalam darahnya. Hal itu dilakukan setelah Justin gagal dalam tes alkohol di tempat kejadian perkara.


Justin ditahan setelah meninggalkan satu klub malam dan diduga melakukan drag racing dengan seseorang yang juga sudah ditahan pihak kepolisian.


21.50 | 0 komentar | Read More

Jusuf Soebrata Masih Sering Datangi Rumah Cut Tari

Written By Luthfie fadhillah on Rabu, 22 Januari 2014 | 21.50


Jakarta - Meski kini kasus perceraiannya tengah di sidangkan di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Timur, ternyata hubungan pribadi artis Cut Tari dan suaminya Johannes Jusuf Soebrata masih dalam keadaan baik. Bahkan Jusuf masih sering datang ke rumah Cut Tari di daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Hal itu diungkapkan pengacara Jusuf, Michel Stanly saat ditemui di Pengadilan Jakarta Timur, di kawasan Ciracas, Rabu (22/1).


"Masalah hubungan Pak Jusuf dan Tari hubungannya baik, masih sering datang (ke rumah Tari) kan ada anaknya. Jadi Pak Jusuf masih sering ke rumah Cut Tari untuk ketemu anaknya," ungkap Michel Stanly.


Diakui Michel, hingga kini baik Jusuf Soebrata maupun Cut Tari hingga kini masih belum mengatakan perihal perceraiannya kepada sang buah hatinya.


"Kita lihat baik-baik saja, seiring dia (Sidney) nanti tumbuh pasti akan diberitahukan. Kita lihat secara umurnya saja," ujarnya.


Disinggung mengenai isu adanya orang ketiga dalam pernikahannya itu, kuasa hukum Jusuf membantahnya. Ia mengungkap tak ada unsur perselingkuhan.


"Orang ketiga nggak ada sama sekali, alasan utama (bercerai) karena rumah tangga kurang harmonis. Di sini kami tegaskan perpisahan Pak Yusuf dan Cut Tari murni masalah rumah tangga," tegas Michel.


21.50 | 0 komentar | Read More

Ida Leman Kritik Pola Kerja Dunia Sinetron

Written By Luthfie fadhillah on Selasa, 21 Januari 2014 | 21.50


Jakarta - Artis senior Ida Leman (58) yang terkenal lewat perannya sebagai Mbak Pur dalam sinetron "Losmen" di TVRI, mengkitik pola kerja dunia sinetron masa kini yang menurutnya telah "memperkosa" hak-hak diri.


"Dunia sinetron itu terlalu kejam karena kerjanya nggak kenal waktu. Mulai syuting pagi dan baru kelar paginya lagi. Secara tidak langsung kita telah memperkosa hak-hak diri kita," kata Ida Leman saat ditemui di Jakarta, Senin (20/1) malam.


Banyaknya sinetron stripping (pengerjaannya secara terus menerus) atau tayang setiap hari menurut dia juga membuat para artis dan kru yang terlibat jadi kurang beristirahat. Itu juga yang membuat dia enggan menerima tawaran sinetron stripping.


"Artisnya sih, mungkin senang-senang aja main stripping. Baru dua tahun sudah jadi miliarder. Tapi akhirnya badan jadi ambruk. Kalau masih bisa mengatur pola hidup, tidak apa-apa ya. Tetap makan makanan sehat, olahraga dan minum vitamin," terang ibu dari aktor Mario Irwinsyah ini.


Ditambahkan Ida, pola kerja seperti ini pada akhirnya juga mempengaruhi kualitas sinetron yang ditayangkan.


"Dengan banyaknya stasiun televisi, kesempatan untuk main sinetron juga jadi lebih besar. Tapi production house sebaiknya juga jangan asal nyomot pemain saja, harus yang benar-benar bisa akting dan bermutu, atau paling tidak ada acting couch-nya. Reading bersama seluruh pemain juga penting. Tapi kalau kayak sinetron stipping, pasti susah ya. Dapat naskah pagi, siangnya syuting dan langsung tayang buat besok. Kalau dulu kan sinetron itu bisa seminggu baru kelar syuting," bebernya.


Bintang film yang juga perancang busana muslim ini juga menyoroti banyaknya artis pendatang baru yang cepat sekali mencapai popularitas, tapi secepat itu pula meredup.


"Saat lagi ngetop, aji mumpung memang boleh saja. Kesempatan kan, nggak datang dua kali. Tapi kalau mau bertahap, aktingnya harus ditingkatin. Mainnya harus natural dan tidak dipaksakan. Dan kalau lagi ngetop, jangan semua peran diambil. Harus lebih selektif, Insya Allah bisa bertahan," kata Ida Leman yang baru saja terlibat di film pendek BPK RI berjudul "Uang Rujak Emak".


21.50 | 0 komentar | Read More

Ayu Ting Ting Akui Salah Pilih Suami

Written By Luthfie fadhillah on Senin, 20 Januari 2014 | 21.50


Jakarta - Kemunculan Ayu Ting Ting pertama kalinya pascamelahirkan menghebohkan dunia selebriti. Maklum saja, Ayu selama ini memang dicari-cari oleh para pewarta dunia hiburan untuk sekedar mengetahui apakah dia benar-benar sudah melahirkan.


Pelantun tembang Alamat Palsu itu akhirnya muncul dalam sebuah acara yang dipandu Ayu Dewi dan Nygta Gina di sebuah studio di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (20/1). Dalam kesempatan itu, Ayu juga mengakui kesalahannya memilih Enji sebagai suami.


"Kehidupan saya sama kayak lagu yang saya bawain yakni Alamat Palsu. Saya ternyata salah memilih orang untuk jadi suami saya," ungkap Ayu Ting Ting.


Untuk itulah Ayu menyarankan kepada sang suami, agar kini tidak mencarinya lagi. Karena kepedihan yang digoreskan kepada dia dan keluarganya sudah begitu dalam.


"Buat apa mencari saya. Kemarin ke mana saja selama (saya) mengandung? Hamil ke mana saja? Sudah cukuplah dia (Enji) menggoreskan luka di hati saya dan keluarga saya. Saya tidak ingin lagi bertemu dia lagi," ujar wanita asal Depok, Jawa Barat itu.


Ayu mengungkapkan bahwa Enji tidak lagi perlu mengetahui kehidupannya lagi karena dirinya kini menginginkan ketenangan meski tanpa suami.


"Kenapa waktu anak saya sudah keluar baru dicari? Memang saya buronan dicari? Sekarang enggak perlu cari saya dan anak saya. Saya sudah tenang dan bahagia," lanjutnya.


Sebelumnya diberitakan, Ayu Ting Ting akhirnya muncul ke publik dan menyatakan telah melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Khumairoh. Meski begitu, hingga kini Ayu masih enggan bercerita lebih dalam kapan dan bagaimana proses kelahiran sang buah hatinya itu.


21.50 | 0 komentar | Read More

Dewi Sandra Rutin Mewakafkan Sepatu

Written By Luthfie fadhillah on Minggu, 19 Januari 2014 | 21.50


Jakarta - Memberi sesuatu bagi sesama sangat berarti bagi Dewi Sandra. Ia selalu berusaha memberikan barang-barang yang sudah tidak ia pakai kepada orang-orang yang membutuhkan, terutama yang terdekat darinya.


"Baju, sepatu atau tas yang sudah 3 bulan ada di lemari saya dan sudah tidak saya pakai pasti langsung saya berikan ke orang yang membutuhkan. Sedekah itu tidak harus jauh, saya mulai dari yang terdekat seperti saudara-saudara saya," ujar Dewi pada acara peluncuran toko pakaian Muslim "Elzatta dan Dauki" di FX Sudirman, Jakarta, Jumat (17/1).


Menurutnya dia tidak akan menunggu sampai kondisi barang-barang tersebut agak jelek atau sudah kekecilan. "Buat saya memberi itu harus yang terbaik, bukan asal yang ala kadarnya," imbuhnya.


Selain memberikan ke kerabat terdekat, Dewi juga rutin mengikuti gerakan "Wakaf Sepatu" yang dicetuskan oleh ustad Herri Nurdi.


"Kebetulan rumah ustad Herri Nurdi di dekat rumah saya, yaitu di Bintaro. Dan ternyata tidak perlu jauh-jauh ke luar kota, di daerah dekat rumah saya, seperti Tangerang, banyak anak-anak yang masih membutuhkan perhatian khusus," ungkap Dewi.


Sepatu-sepatu sekolah yang Dewi beli untuk diwakafkan, akan didistribusikan ke sekolah-sekolah SD dan SMP di daerah Tangerang dan juga luar kota.


"Untuk informasi lengkapnya bisa dicek ke Twitter ustad Herri di @herrinurdi," lanjutnya.


Menurut Dewi, aktifitas wakaf sepatu bukan untuk mengajarkan anak-anak tersebut mengemis, tapi justru memberi fasilitas kepada mereka agar lebih percaya diri.


"Aktifitas ini dilakukan supaya mereka tidak merasa kecil hati dan terus berusaha menggapai cita-citanya," kata Dewi.


21.50 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger