Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Gunakan Balon, Aktivis Korsel Kirim 100.000 DVD "The Interview" ke Korut

Written By Luthfie fadhillah on Kamis, 01 Januari 2015 | 21.50


Seoul - Seorang aktivis asal Korea Selatan, berencana mengirimkan DVD film "The Interview" dengan menggunakan sekitar 100.000 balon, untuk melintasi perbatasan Korea Utara.


Mantan pembelot, Park Sang-Hak mengatakan, balon tersebut nantinya akan membawa salinan DVD dan USB memory stick yanga berisikan film "The Interview", sebuah film komedi yang menceritakan tentang upaya pembunuhan terhadap pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un.


Selain membawa salinan film, ribuan balon berukuran besar itu juga akan membawa bundel selebaran yang berisikan ajakan untuk melawan rezim pemerintah diktator.


"Mungkin peluncuran pertama akan dilakukan pada akhir Januari, jika kondisi cuaca memungkinkan," kata Park.


Ia mengatakan, sebuah yayasan kemanusiaan telah setuju untuk membiayai produksi DVD dan USB memory stick yang akan dikirimkan ke Korea Utara tersebut.


Penulis: Feriawan Hidayat/FER


Sumber: AFP


21.50 | 0 komentar | Read More

Perankan Stephen Hawking, Eddie Redmayne Tidak Tidur 9 Bulan

Written By Luthfie fadhillah on Rabu, 31 Desember 2014 | 21.50


Jakarta - Nama Eddie Redmayne tengah menjadi topik perbincangan di kalangan dunia pefilman Hollywood lantaran dinilai berhasil memerankan ilmuan Stephen Hawking di film The Theory of Everything. Aktingnya mendapatkan pujian dari para kritikus film dunia. Berkat perannya itu pula, Redmayne yang pernah terlibat dalam film Les Miserables, diganjar masuk nominasi Pemeran Pria Terbaik Penghargaan The Golde Globe.


Di balik kesuksesan memerankan Hawking, Redmayne mengaku mengalami masa sulit selama proses pengambilan gambar film tersebut. Dalam acara The Graham Norton Show, Redmayne bercerita, memerankan tokoh Hawking yang menderita penyakit Sklerosis Lateral Amiotrofik adalah pekerjaan yang sulit.


“Saya tidak tidur selama sembilan bulan,” kata Redmayne.


Sebelum proses pengambilan gambar dilakukan, Redmayne sempat bertemu dengan Hawking. Pertemuan dengan Hawking menjadi pertemuan yang kaku, saat Redmayne mencoba mengatakan kesamaan antara dirinya dengan sang ilmuwan.


Kepada Hawking, Redmyane mengatakan, keduanya sama-sama berzodiak Capricorn. Eddie harus menunggu enam menit untuk mendapatkan respons dari Hawking. Ia pun dikejutkan dengan jawaban Hawking terhadap penyataannya itu. Kata Redmayne, sang ilmuwan hanya menjawab, dirinya adalah seorang astronom bukan astrolog.


Setelah pertemuan itu, Redmayne mendapatkan gambaran tentang sosok Hawking. Tidak berhenti di situ, Redmayne terus melakukan riset tentang Hawking selama empat bulan.


Berkat aktingnya dalam film ini, Redmayne masuk dalam nominasi Aktor Terbaik untuk sejumlah penghargaan. Redmayne pun diperkirakan menjadi aktor yang paling berpotensi untuk membawa pulang Piala Oscar.


Saat disinggung soal kemungkinannya membawa pulang salah satu penghargaan di dunia film, Redmayne menanggapi dengan ramah. Menurut Redmayne, hadiah terbesar dalam memerankan sosok Hawking adalah ketika keluarga sang ilmuwan menonton film tersebut dan memberikan respons positif.


Suara Pembaruan


Penulis: RIZ/NAD


Sumber:Suara Pembaruan


21.50 | 0 komentar | Read More

KLA Project Tampil di Aston Bogor saat Tahun Baru

Written By Luthfie fadhillah on Selasa, 30 Desember 2014 | 21.50


Bogor - Menyambut detik-detik datangnya Tahun Baru 2015, Aston Bogor Hotel & Resort kembali menghadirkan momen pergantian tahun dengan tema “The Klastonishing Night”.


Pesta yang akan digelar pada 31 Desember 2014 di Nirwana Ballroom ini akan menghadirkan kelompok musik legendaris KLA Project. Grup musik ini digawangi oleh Katon Bagaskara, Lilo (Romulo Radjadin), dan Adi Adrian.


“Mereka akan memanjakan seluruh tamu yang hadir dengan berbagai hit andalannya seperti Tak Bisa Ke Lain Hati, Gerimis, Tentang Kita, Yogyakarta, dan lagu favorit lainnya,” kata Public Relations Manager Aston Bogor Hotel & Resort, Dina Yudhari, Selasa (30/12).


Acara yang diperuntukkan khusus untuk tamu ini dikemas dengan nuansa biru dan silver. Para tamu akan diajak masuk ke dalam suasana seperti layaknya dalam film Frozen melalui dekorasi yang dipajang di lobi, koridor jembatan menuju kamar serta sepanjang jalan menuju tempat berlangsungnya event “The Klastonishing Night”.


Selain itu atraksi badut dan magic balloon, pesulap, fortune teller, serta penampilan DJ (disc jockey) perempuan. Tak ketinggalan pula pertunjukan kembang api spektakuler yang akan berlangsung selama kurang lebih 7 menit akan melengkapi momen-momen perhitungan mundur menuju tahun baru tersebut.


“The Klastonishing Night” ditawarkan dalam bentuk paket seharga mulai dari Rp. 5.858.000 nett yang termasuk menginap selama dua malam di Aston Bogor Hotel & Resort termasuk makan pagi, gala dinner, tiket masuk “The Klastonishing Night” untuk dua orang, dan tiket masuk ke Jungle Waterpark untuk dua orang.


Penulis: H-15/JAS


Sumber:Suara Pembaruan/PR


21.50 | 0 komentar | Read More

Lewat "Buka Kado", The Nelwans Suguhkan Musik Indonesia Timur

Written By Luthfie fadhillah on Senin, 29 Desember 2014 | 21.50


Jakarta - The Nelwans membawakan sebuah konsep baru dalam pertunjukannya di Auditorium Galeri Indonesia Kaya kemarin (28/12), yaitu konsep "buka kado". Kado-kado ini diibaratkan sebagai sebuah kotak musik yang memiliki ceritanya sendiri-sendiri.


Pertunjukan musik interaktif yang bertajuk Musik Indonesia Timur Dalam Kotak Kado, menggabungkan seni budaya Indonesia Timur dengan keceriaan Natal. Pertunjukan ini juga melibatkan penonton untuk berpartisipasi membukakan kado yang berisi dengan musik yang dibawakan oleh The Nelwans dan cerita pendek penuh inspirasi yang dibawakan oleh narator.


Sebanyak 7 buah lagu dibawakan mereka yang diantaranya berjudul Hey You!, Hai Siarkan Di Gunung, Marmut Merah jambu, Maluku Medley, Papua Medley, Nusa Tenggara Medley, dan Aku Sayang Indonesia. Serta mengangkat cerita rakyat Timur seperti Batu Berdaun, dan Legenda Bukit Fafinesu.


"Kami senang sekali dapat tampil di Galeri Indonesia Kaya untuk pertama kalinya. Masih dalam suasana Natal, kami menggunakan konsep buka kado yang biasanya sering dilakukan ketika Natal. Semoga penampilan kami dapat menghibur para penonton baik dari semua golongan, baik tua maupun muda, dalam suka cita Natal dan liburan," ujar Bianca Nelwan, salah satu anggota dari The Nelwans.


The Nelwans (Athina Nelwan, Bianca Nelwan, Christoffer Nelwan) adalah sebuah grup vokal yang terdiri dari tiga bersaudara, Athina dan Bianca adalah saudari kembar dan Chris adalah adik mereka yang paling kecil. The Nelwans mengawali karir mereka dengan mengunggah video-video cover mereka ke situs Youtube. Dari respon yang luar biasa dari para Youtubers, akhirnya mereka merilis single pertama mereka yang berjudul "Hey You" di awal tahun 2013 lalu.


Di bulan April 2014 ini, The Nelwans merilis single terbaru mereka berjudul "Marmut Merah Jambu" yang juga merupakan original soundtrack dari sebuah film karya penulis muda Indonesia, Raditya Dika yang berjudul "Marmut Merah Jambu".



Penulis: Kharina Triananda/FER


Sumber:PR


21.50 | 0 komentar | Read More

Setelah Maroko, Mesir Larang Penayangan Film Exodus

Written By Luthfie fadhillah on Minggu, 28 Desember 2014 | 21.50


Kairo - Film kontraversial Exodus kembali mendapat penolakan, setelah Maroko, kini Mesir juga menolak pen film produksi Hollywood itu.


Pemerintah Mesir melarang penayangan film Exodus setelah badan sensor setempat menyebutnya sebagai film dengan ketidakakuratan sejarah.


Kepala badan sensor Mesir mengatakan ketidakakuratan yang dimaksud meliputi adegan kaum Yahudi membangun piramida dan Nabi Musa membelah Laut Merah.


Bangsa Yahudi, menurutnya, tidak ambil bagian dalam proses pembangunan piramida dan gempa yang menyebabkan Laut Merah terbelah, bukan Musa.


Sebelumnya, pelarangan penayangan Exodus sebelumnya telah diberlakukan di Maroko.


Meski Pusat Sinema Maroko (CCM) telah memberikan lampu hijau bagi penayangan film tersebut, situs bisnis Maroko Medias24.com mengatakan pihak berwenang memutuskan melarang film itu sehari sebelum tayang perdana.


Seorang manajer bioskop mengatakan ia telah diperingatkan bioskopnya akan ditutup jika ia menentang larangan tersebut.


Film arahan Ridley Scott itu dibintangi Joel Edgerton sebagai Firaun Ramses dan Christian Bale sebagai Nabi Musa.


Dengan biaya US$ 140 juta, film yang mengisahkan pembebasan bangsa Yahudi dari perbudakan di Mesir itu meraup US$ 24,5 juta pada pekan perdana setelah dirilis.


Meski demikian, jika dibandingkan dengan film bertema keagamaan lainnya, pendapatan Exodus terbilang kecil.


Penulis: Firman Qusnulyakin/FQ


Sumber:BBC


21.50 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger