Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ini Foto Putri Kim Kardashian dan Kanye West

Written By Luthfie fadhillah on Sabtu, 24 Agustus 2013 | 21.50


Sejak dalam kandungan, North West sudah diburu paparazzi. Setelah lahir ke dunia dua bulan lalu, banyak orang yang penasaran bagaimana wajah putri Kim Kardashian dan Kanye West itu.


Pertama kali pada Jumat kemarin foto Nori, panggilan untuk North West, diperlihatkan ke publik dalam acara Kris Jenner Show. Dalam acara bincang-bincang itu, tanpa didampingi Kim, West dengan bangga memamerkan foto sang putri.


Nori terlihat sangat menggemaskan dalam gendongan, fotonya diperlihatkan jelas dalam layar. Kanye juga membantah bahwa ia dan Kim ingin menjual mahal publikasi perdana putrinya di media.


"Kami tidak mencoba untuk mendapat bayaran apapun, kita juga tidak mencoba untuk memamerkannya di majalah," ujar Kanye.


Ia mengatakan keputusan untuk publikasi foto perdana putrinya di acara Kris Jenner Show adalah demi menyenangkan hati sang nenek, yang merupakan pemandu acara tersebut. "Aku pikir pasti akan seru kalau membawa foto North di acara ini", ungkapnya.


Kanye juga tak ingin putrinya terlalu banyak disorot oleh media. Menurutnya dengan kehadiran North, ia akan menjadi sosok yang lebih bertanggung jawab.


21.50 | 0 komentar | Read More

Pembawa Dus Berisi Pistol dan Amunisi di TMII Ditangkap





JAKARTA, KOMPAS.com - Orang yang meninggalkan pistol dan ratusan butir amunisi di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah, Cipayung, Jakarta Timur, telah ditangkap aparat Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Pelaku berinisial AW ditangkap di luar Jakarta, pada Jumat (23/8/2013) malam. "Ya benar (sudah ditangkap)," kata Kepala Unit (Kanit) Dua Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Budi Hermato, kepada Kompas.com, melalui pesan singkatnya, Sabtu (24/8/2013). 

Budi mengatakan AW ditangkap di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Baru satu pelaku, dari dua orang yang diketahui meninggalkan Anjungan Jawa Tengah di TMII dengan dus berisi peluru dan amunisi, yang telah ditangkap.

Penangkapan AW juga dibenarkan Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan dan juga Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar M Soleh.

Pihak kepolisian menyatakan saat ini tengah mengembangkan kasus dari tertangkapnya AW.  Sebelumnya, AW (46) bersama 'teman' wanitanya yang belum diketahui identitasnya meninggalkan sebuah kardus yang ternyata berisi ratusan amunisi dan pistol di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Keduanya adalah pengunjung yang menginap di anjungan tersebut kemudian dengan sengaja meninggalkan bawaan mereka.  Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Didik Haryadi, Jumat (23/8/2013), mengatakan kedua pelaku meninggalkan anjungan pada Kamis (22/8/2013) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Kedua pelaku berpesan kepada saksi seorang karyawan swasta SP (39) dan D (52), petugas keamanan Padepokan TMII, untuk menyimpan barang bawaan mereka. Awalnya SP dan D tidak mencurigai paket yang dititipkan pria dan wanita tersebut.

Namun, dua petugas keamanan itu mulai curiga lantaran hingga Kamis malam kedua tamu itu tak kunjung kembali untuk mengambil barang yang dititipkan mereka. Pada Jumat dini hari pukul 01.30 WIB, SP kemudian memanggil satpam D untuk kemudian membuka isi kardus tersebut. 

Saat dibuka, kardus minyak goreng tersebut nyatanya berisi 479 butir peluru kaliber 7,62mm, pistol kaliber 9mm, satu tas berisi alat pancing, lima butir peluru karet, lima butir selongsong, 20 butir peluru berbagai jenis, kemudian kerangka pistol dan lainnya. Kedua saksi kemudian melaporkannya di Kepolisian Sektor Cipayung.




Editor : Kistyarini
















21.46 | 0 komentar | Read More

Didatangi Komite Konvensi, Irman Gusman Cerita Isi Biografi






JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman tampak sumringah saat komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat mendatangi kediamannya di Jalan Denpasar, Jakarta, Sabtu (24/8/2013) siang ini. Irman tak henti-hentinya mempromosikan diri dengan bercerita tentang isi buku biografinya.

Komite konvensi yang mendatangi Irman yakni Putu Suasta dan Didi Irawadi Syamsudin. Begitu tiba, Putu pun langsung menyampaikan maksud kedatangan komite ke rumah Irman. Ia menuturkan Irman telah terpilih sebagai salah satu calon peserta konvensi untuk mengikuti tahapan pra-konvensi pekan depan.

Saat Putu hendak menyerahkan sebuah amplop putih, Irman menolaknya. "Nanti dulu. Ini masih belum lengkap. Masih ada media yang belum datang," ujar Irman.

Alhasil, dua anggota komite yang hadir pun menunda penyerahan amplop undangan tersebut. Mereka kemudian berbincang-bincang seputar konvensi. Irman tak lupa mempromosikan dirinya melalui sebuah buku berjudul "Irman Gusman, Demi Satu Indonesia".

"Salah satu pendukung saya maju sebagai capres adalah Pak Din Syamsuddin dari Muhammadiyah," tutur Irman menceritakan kedekatannya dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut.

Dua anggota komite yang hadir pun tersenyum dan menganggukkan kepala. Halaman demi halaman Irman menceritakan soal perjalanan hidupnya mulai dari pengusaha hingga terjun ke dunia politik.

Setelah satu jam berlalu, Irman akhirnya memutuskan untuk sesi pemotretan penyerahan amplop undangan konvensi. Ia pun tersenyum lebar menerima amplop dari Putu Suasta. "Ini dia, dari kemarin kan belum resmi. Kalau ada undangan ini, kan sudah resmi. Kalau ditanya siap, ya tentu siap dong ini kan sudah diundang," kata Irman.

Irman lalu membacakan isi surat undangan dari komite konvensi tersebut. Intinya, undangan itu meminta Irman menyiapkan pemaparan visi dan misi, daftar riwayat hidup untuk disampaikan ke komite pada Rabu (28/8/2013) pekan depan.

"Sebenarnya kalau mau lengkap lagi, saya punya biografi yang lebih tebal. Tapi mungkin ini diminta yang lebih sederhana. Nanti akan saya siapkan," katanya lagi. Setelah bercakap-cakap cukup lama, dua anggota komite memutuskan pamit. Irman pun menjabat dua orang tersebut. "Selamat dan sukses pak!" ungkap Putu sambil meninggalkan Irman.




Editor : Kistyarini


















21.02 | 0 komentar | Read More

Hamilton Kunci \"Pole Position\" GP Belgia





SPA, KOMPAS.COM - Lewis Hamilton akan memulai balapan GP Belgia, atau seri ke-11 musim ini, dari posisi terdepan. Pebalap Mercedes ini berhasil mencatat waktu tercepat pada sesi kualifikasi, Sabtu (24/8/2013).

Jelang akhir sesi, Hamilton berhasil mengalahkan waktu yang dicatat duo Red Bull, Sebastian Vettel dan Mark Webber, yang sebelumnya berada di urutan pertama dan kedua. Vettel dan Webber akan memulai balapan dari posisi dua dan tiga.

Nico Rosberg melengkapi sukses Mercedes dengan berhasil mengunci posisi start keempat.

Bagi Hamilton, ini adalah pole position kelima atau keempat secara berurutan, musim ini. Dari empat pole position sebelumnya, hanya sekali yang berakhir dengan gelar juara, yakni pada GP Hungaria, bulan lalu.

Hasil Kualifikasi:
1. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes 2m 01.012s
2. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 2m 01.200s
3. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 2m 01.325s
4. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 2m 02.251s
5. Paul di Resta Britain Force India-Mercedes 2m 02.332s
6. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes 2m 03.075s
7. Romain Grosjean France Lotus-Renault 2m 03.081s
8. Kimi Raikkonen Finland Lotus-Renault 2m 03.390s
9. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari 2m 03.482s
10. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 2m 04.059s

11. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari 1m 49.088s
12. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 1m 49.103s
13. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes 1m 49.304s
14. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault 1m 52.036s
15. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth 1m 52.563s
16. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth 1m 52.762s

17. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault 2m 03.072s
18. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari 2m 03.300s
19. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari 2m 03.317s
20. Valtteri Bottas Finland Williams-Renault 2m 03.432s
21. Esteban Gutierrez Mexico Sauber-Ferrari 2m 04.324s 
22. Charles Pic France Caterham-Renault 2m 07.384s




Editor : Pipit Puspita Rini















21.00 | 0 komentar | Read More

Luna Maya Tak Siapkan Perayaan Khusus di Ulang Tahun ke-30

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 23 Agustus 2013 | 21.50


Jakarta - Tanggal 26 Agustus nanti, artis Luna Maya genap berusia 30 tahun. Namun dara kelahiran Denpasar itu mengaku belum mempersiapkan apa pun untuk merayakan hari ulang tahunnya tersebut.


"Ulang tahun itu kan berarti umur kita berkurang, jadi buat apa dirayain. Dari dulu setiap ulang tahun memang nggak suka dirayain. Tahun ini juga sama, palingan hanya makan bareng teman-teman aja, nggak ada yang spesial," kata Luna saat ditemui di Jakarta, Jum'at (23/8).


Luna sendiri tidak memaknai usia 30 tahun sebagai sesuatu yang istimewa. "Kalau dulu sih aku pikir usia 30 tahun itu aku bakal lebih dewasa. Ternyata setelah mengalaminya masih kayak begini aja, masih belum dewasa," aku Luna yang kini mulai banyak bekerja di belakang layar sebagai produser dan sutradara.


Ia pun tak ingin membebani dirinya untuk segera menikah karena sudah berusia kepala tiga. "Santai saja lah, tidak perlu pakai target-target segala. Yang penting kita bahagia, buat aku itu sudah cukup," kata Luna yang mengaku sedang menjomblo.


Artis yang mengawali kariernya sebagai model itu pun menyadari kalau usianya memang sudah tak muda lagi. Luna kini lebih berusaha untuk menikmati hidup dan tidak ngoyo dalam bekerja.


"Kalau dulu kan kayaknya hari-harinya tuh kerja terus, tapi sekarang aku ingin lebih menikmati hidup. Kalau habis kerja dan ada rezeki aku pakai untuk traveling atau kegiatan apapun yang menyenangkan," ucap dia.


21.50 | 0 komentar | Read More

Cegah Mabuk dan Tawuran, Ratusan Miras Disita di Jaktim





JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mencegah aksi kejahatan yang mungkin timbul akibat pengaruh minuman keras (miras), polisi menyita ratusan botol minuman beralkohol berbagai merek dari Pasar Ciplak, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (23/8/2013) sore.


Kepala Kepolisian Sektor Jatinegara Komisaris Suminto mengatakan, ratusan botol tersebut diamankan dari sebuah toko di pasar tersebut milik seorang penjual berinisial HH. "Ini merupakan operasi minuman keras, ada 451 botol berbagai merek. Ini supaya jangan sampai diminum anak-anak dan orang, yang larinya bisa sampai ke mabuk-mabukan dan tawuran," kata Suminto kepada wartawan di Mapolsek Metro Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat sore.


Suminto mencontohkan, saat terjadinya tawuran di wilayah Otista, Jatinegara, beberapa waktu lalu, bau menyengat minuman keras tercium dari lokasi tawuran. Ia mengatakan, aksi tawuran sangat mungkin terjadi karena pelaku menjadi lebih berani setelah menenggak minuman beralkohol itu.


"Mayoritas karena minuman. Waktu tawuran di Otista itu, di depannya bau minuman semua," ujar Suminto.


Ia mengatakan, tidak mudah mengungkap praktik penjualan minuman keras. Menurut dia, penjual miras biasanya menyembunyikan minuman itu, misalnya di dalam gudang toko.


Saat ini ratusan botol miras milik HH itu disimpan di Mapolsek Jatinegara dan akan diajukan ke pengadilan sampai mendapatkan ketetapan hukum. Setelah itu, ratusan miras itu nantinya akan dimusnahkan. Total sejak razia miras Polsek Jatinegara mulai seminggu sebelum puasa dan sebelum Lebaran sudah terkumpul sebanyak 2.051 botol miras berbagai merek.


Secara terpisah, aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur juga turun menggelar razia di berbagai tempat di wilayah Jakarta Timur. Razia mencakup enam toko di berbagai wilayah Jakarta Timur, seperti di Jalan Teratai Putih, Kelurahan Malakajaya, Kecamatan Duren Sawit; Pasar Klender SS, Kelurahan Jatinegara; dan Pasar Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur.


Kepala Satpol PP Jakarta Timur Syahdona mengatakan, hasil razia yang dilakukan telah menyaring 271 botol miras berbagai merek. Razia dilakukan untuk tujuan yang sama, yakni mencegah tawuran akibat minuman keras yang kerap terjadi di wilayah Jakarta Timur.


"Ini kita menanggapi keresahan warga. Tujuan kita membantu menekan kriminilitas serta tawuran karena ada indikasi seringnya terjadi tawuran karena dipengaruhi miras," ujar Syahdono kepada wartawan, Jumat.


Razia tersebut itu dilakukan terhadap toko-toko yang tidak memiliki izin menjual miras sehingga melanggar Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Salah satunya mengatur tentang ketentuan menjual minuman keras yang harus terdapat izin.





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















21.46 | 0 komentar | Read More

Soal Mesir, Indonesia-Malaysia Sependapat






JAKARTA, KOMPAS.com
- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku telah berkomunikasi dengan Perdana Menteri Malaysia, Mohamad Najib Tun Razak terkait konflik di Mesir, Jumat (24/8/2013). Dalam pembicaraan tersebut, Presiden mendiskusikan bagaimana Indonesia dan Malaysia melihat perkembangan situasi di Mesir.

Menurut Presiden, terkait dinamika di Mesir, sikap Indonesia dan Malaysia serupa. "Alhamdulillah posisi Malaysia dan Indonesia serupa," kata Presiden di halaman Kantor Presiden, Jakarta, Jumat.

Intinya, menurut Presiden, kedua negara berharap agar permasalahan di Mesir bisa diselesaikan secara damai menuju rekonsiliasi nasional sehingga bertambahnya korban jiwa bisa dicegah. Kendati demikian, tegas Kepala Negara, baik Indonesia maupun Malaysia tentu tidak ingin mencampuri urusan dalam negeri Mesir.

Selain berkomunikasi dengan PM Malaysia, Presiden juga telah mendapat laporan dari duta besar RI di Kairo mengenai situasi terkini di Mesir. Berdasarkan hasil pembicaraan tersebut, Presiden mengetahui bahwa kondisi di Mesir sudah membaik dan terkendali.

Oleh karena itulah, menurut Presiden, pemerintah merasa belum perlu untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Mesir, terutama para mahasiswa. Meskipun demikian, kata Presiden, pemerintah tetap akan membantu mahasiswa yang ingin pulang ke Indonesia.




Editor : Hindra Liauw


















21.01 | 0 komentar | Read More

GP Belgia, Vettel Ambil Sesi Latihan Bebas Dua





SPA, KOMPAS.com - Sebastian Vettel berhasil memutari Sirkuit Spa dalam 1 menit 49,331 detik, atau yang tercepat pada sesi latihan bebas dua GP Belgia, Jumat (23/8/2013).

Niko Hulkenberg, Daniel Ricciardo, Pastor Naldonaldo, dan Paul di Resta, bergantian mencatat waktu tercepat di awal sesi. Felipe Massa dan Mark Webber berganti menggeser mereka.

Setelah 11 menit sesi berjalan, Sebastian Vettel mulai mengambil alih. Pebalap Jerman in bersaing ketat dalam catatan waktu, dengan rekan satu timnya, Webber.

Saat sesi memasuki menit 72, insiden terjadi. Mobil Giedo van der Garde melintir di tikungan Paul Frere. Yellow flag berkibar sekitar lima menit.

Di susunan pencatat waktu terccepat, Vettel masih berada di posisi teratas. Webber menempel di urutan dua, disusul Romain Grosjean di urutan tiga. Posisi ini tidak berubah hingga waktu sesi habis.

Hasil Sesi Latihan Bebas Dua:
1. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 49.331s
2. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 49.390s
3. Romain Grosjean France Lotus-Renault 1m 50.149s
4. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 1m 50.164s
5. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari 1m 50.253s
6. Kimi Raikkonen Finland Lotus-Renault 1m 50.318s
7. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari 1m 50.510s
8. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes 1m 50.536s
9. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 1m 50.601s
10. Paul di Resta Britain Force India-Mercedes 1m 50.611s
11. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 1m 50.629s
12. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes 1m 50.751s
13. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari 1m 50.972s
14. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault 1m 50.991s
15. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes 1m 51.195s
16. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari 1m 51.447s
17. Valtteri Bottas Finland Williams-Renault 1m 51.568s
18. Esteban Gutierrez Mexico Sauber-Ferrari 1m 51.644s
19. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault 1m 53.157s
20. Charles Pic France Caterham-Renault 1m 53.251s
21. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth 1m 53.482s
22. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth 1m 54.418s




Editor : Pipit Puspita Rini















21.01 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By Luthfie fadhillah on Kamis, 22 Agustus 2013 | 21.52






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













21.52 | 0 komentar | Read More

Shireen Sungkar Deg-Degan Jelang pernikahan


Jakarta - Pernikahan bintang sinetron Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar memang masih tiga bulan lagi. Meski telah berusaha untuk tetap santai, namun tak bisa dipungkiri kalau Shireen sangat tegang menjelang hari istimewanya 17 November 2013 itu.


"Deg-degannya karena banyak sekali yang harus diurus. Takutnya nanti pas hari H ada yang kelewatan," katanya saat hadir di pembukaan Restoran Sombrero di Jakarta, Kamis (22/8) malam.


Saat ini Shireen juga mengaku sudah mulai mengurangi aktivitasnya di dunia keartisan agar bisa lebih fokus mengurus pernikahannya.


"Mungkin bulan September nanti sudah mulai stop. Untuk sinetron stripping juga nanti-nanti dulu, setelah menikah saja. Tapi kalau Wisnu sekarang malah lagi sibuk banget syuting," bebernya.


Untuk jumlah undangan di hari pernikahannya nanti, Shireen mengaku masih menghitung-hitung. "Pastinya banyak banget karena kita kan keluarga besar, tapi jumlah pastinya belum tahu," ucap Shireen yang dilamar Wisnu pada 17 Agustus lalu.


Rencananya pesta pernikahan mereka nanti akan menggabungkan dua adat asal daerah orangtua mereka. "Aku kan dari Padang, sementara Wisnu dari Aceh. Jadi akan ada perpaduan antara budaya Padang dan Aceh di pernikahan kita nanti," katanya memberi sedikit bocoran.


21.50 | 0 komentar | Read More

Jenazah Bayi Perempuan \"Kembar Lima\" Dimakamkan Besok





JAKARTA, KOMPAS.com - Satu-satunya bayi perempuan dari bayi kembar lima pasangan Bagus (37) dan Erika Fentrikana (31) yang meninggal Kamis (22/8/2013) siang, akan dimakamkan pada Jumat (23/8/2013) di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.


"Saya belum bisa pastikan jam berapa-berapanya akan dimakamkan. Tapi akan dimakamkan berdekatan dengan kakak keduanya," kata Bagus saat dihubungi, Kamis malam.


Bagus menjelaskan, hingga saat ini pihak keluarga masih berembuk untuk memberi nama jenazah anak ketiga tersebut. Bagus tidak bisa memastikan bahwa anak pertama, keempat dan kelima dalam kondisi membaik.


"Kalau kondisi lainnya, saya enggak bisa banyak bicara. Kalau saya bilang saat ini baik kita enggak tahu besoknya gimana, tapi yang jelas ditangani yang terbaik dari dokter," ujarnya.


Bayi perempuan tersebut mengembuskan napas terakhir setelah berjuang hidup selama dua hari. Bayi perempuan satu-satunya dari kembar lima itu memiliki bobot tubuh paling kecil dibanding bayi lain, yaitu 353 gram.


Sebelumnya, satu bayi lain yang diberi label nomor dua sudah meninggal dunia lebih dulu pada Selasa (20/8/2013) malam. Bayi nomor dua dimakamkan di TPU Jeruk Purut pada Rabu (21/8/2013) dan diberi nama Muhammad Al Hafiz.


Bagus mengatakan, kondisi istrinya baik meski masih berada dalam proses pemulihan. "Tadi dia minta untuk ketemu bayi- bayinya karena sejak operasi sampai sekarang belum pernah bertemu," tuturnya.


Kini tiga bayi lain yang masih bertahan adalah bayi dengan nomor satu, empat, dan lima. Bobot mereka masing-masing adalah 472 gram, 499 gram, dan 488 gram. RS Harapan Kita, Jakarta Barat, masih berupaya memberikan penanganan untuk keselamatan tiga bayi pasangan yang tinggal di Jalan Nipah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu.





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















21.46 | 0 komentar | Read More

PAN: Kasus Impor Sapi Tak Ganggu Pencapresan Hatta






JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan optimistis, kasus dugaan suap kuota impor sapi tak mengganggu pencapresan Hatta Rajasa. Bara yakin Ketua Umum DPP PAN itu tak terkait dalam skandal kasus tersebut.

"Tidak terganggu, soalnya tidak ada bukti bahwa Pak Hatta terlibat dalam kasus itu, atau membantu PT Indoguna mendapatkan jatah," kata Bara dalam jumpa pers rapat kerja nasional PAN, di Jakarta Convention Center, Kamis (22/8/2013).

Bara menyampaikan, terkait kemunculan nama Hatta dalam persidangan kasus impor daging bisa jadi bertujuan fitnah. Menurutnya, tudingan itu tak mendasar dan mentah. "Setiap orang bisa saja mengklaim kenal orang, kenal pejabat, banyak orang seperti itu. Kalau tidak ada keterlibatan langsung dari Hatta, maka tidak ada kesalahan hukum," ujarnya.

Sebelumnya, Hatta yang juga Menteri Koordinator Perekonomian menyatakan dirinya mulai gerah lantaran namanya berkali-kali disebut dalam persidangan kasus suap kuota impor daging sapi. Hatta mengaku mulai mempertimbangkan untuk melayangkan tuntutan karena dirinya merasa dirugikan.

"Sekarang saya pertimbangkan untuk menuntut orang itu (Elizabeth)," kata Hatta di Jakarta, Jumat (16/8/2013).

Dengan tegas Hatta mengatakan sama sekali tak mengerti mengapa dirinya dikaitkan dalam kasus itu. Menurutnya, semua dilakukan hanya karena ada pihak yang ingin memerasnya.

"Seribu persen saya tidak mengenal Elizabeth. Saya tidak pernah berbicara apapun soal itu. Menurut saya hanya makelar-makelar saja, mencatut (nama) orang untuk memeras," ujarnya.

Untuk diketahui, Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman berkali-kali menyebut nama Hatta saat bersaksi untuk terdakwa kasus dugaan korupsi kuota impor daging, Luthfi Hasan Ishaaq, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Bahkan dalam sidang terungkap Elizabeth menjuluki Hatta sebagai "The White Hair Man".

Nama Hatta muncul dalam nota pembelaan salah satu tersangka kasus ini, yaitu Direktur PT Indoguna Utama Juard Effendi. Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perbenihan Indonesia Elda Deviane Adiningrat, sebagai kolega dari PT Indoguna Utama, mencantumkan nama Hatta Rajasa untuk mengurus penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.




Editor : Hindra Liauw


















21.02 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By Luthfie fadhillah on Rabu, 21 Agustus 2013 | 21.52






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













21.52 | 0 komentar | Read More

Pedalang Indonesia Berharap Wayang Masuk Kurikulum Sekolah


Jakarta - Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) berharap, agar pengetahuan mengenai budaya wayang dapat masuk ke dalam kurikulum sekolah sebagai upaya melestarikan salah satu kebudayaan Indonesia yang diakui dunia.


"Kami sedang berjuang keras agar pengenalan wayang bisa diajarkan di sekolah dan masuk di kurikulum SD, SMP dan SMA," ujar Ketua Pepadi, Ekotjipto di Jakarta, Rabu (21/8).


Ia mengatakan, bahwa pihaknya telah mengajukan usul-usul konkret terkait perwayangan di dunia sekolah kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar dapat dikaji dan disetujui.


"Misalnya, apabila tenaga pengajar itu tidak bisa mencukupi untuk memberi pengetahuan tentang wayang di setiap kelas, bisa didatangkan para ahli setiap seminggu sekali," ujar Eko.


Menurutnya, Pepadi memiliki banyak tenaga ahli yang dapat memperkenalkan wayang ke sekolah-sekolah untuk melestarikan dan mempertahankan budaya yang diakui UNESCO sebagai Pusaka Budaya Dunia non Benda (World Intengible Heritage) tersebut.


Eko mengemukakan, bahwa pihaknya sudah berupaya melestarikan wayang di dunia sekolah dengan mobil terbuka berisi wayang dan gamelan yang ditempatkan di sebuah sekolah di Solo, sehingga anak-anak bisa melihat, berkumpul, kemudian mencoba memainkannya.


"Upaya-upaya pengenalan wayang di sekolah yang seperti itu akan kami kembangkan, agar anak-anak mengenal wayang lebih dini," ujarnya.


Eko berharap, pemerintah dapat mendukung usahanya untuk melestarikan dan mempertahankan wayang dengan memasukkan wayang pada kurikulum sekolah.


21.50 | 0 komentar | Read More

Kamis Besok, Kios di Stasiun Cikini Ditertibkan





JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI Daerah Operasional I akan melakukan penertiban terhadap kios-kios pedagang di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2013). Pemilik kios sudah diberi pemberitahuan sejak 4 Juli 2013.


Kepala Humas Daops I PT KAI Sukendar Mulya menjelaskan, pada 4 Juli 2013 itu, kesepakatan bersama dilakukan antara pedagang Stasiun Cikini yang diwakili oleh Ardian Kusuma dan PT KAI yang diwakili oleh Senior Manager PAM Ari Supriadi, Senior Manager Hukum Ono Sutikno, dan Senior Manager Pengusahaan Aset Sugeng Saputrodan di Stasiun Cikini.


"Para pedagang sanggup mengosongkan sendiri lahan yang selama ini disewa dan sudah tidak diperpanjang lagi," kata Sukendar dalam siaran pers, Rabu (21/8/2013) malam.


Dalam pembicaraan itu, telah disepakati bahwa batas akhir pengosongan jatuh pada hari ini. Bila pedagang masih belum membongkar kiosnya, maka pembongkaran akan dilakukan langsung oleh PT KAI. Penertiban pedagang di Stasiun Cikini, kata Sukendar, dalam rangka penataan stasiun di wilayah kerja Daops I PT KAI yang meliputi Jakarta khususnya Jabodetabek.


"Sudah tahun ketiga diberi kelonggaran batas waktu sampai tahun 2013, tetapi sampai hari ini masih ada saja yang memohon penundaan kembali," ujarnya.





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















21.46 | 0 komentar | Read More

Simon Beri Keterangan Berbeda, Ini Alasannya






JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris PT Kernel Oil Private Limited (KOPL) Simon G Tanjaya memberikan keterangan yang bertolak belakang terkait uang senilai 700.000 dollar AS. Kuasa hukumnya, Junimart Girsang, mengatakan,seseorang yang diperiksa penyidik bisa saja berubah dalam memberi keterangan.

"Ya, boleh saja dong dalam pemeriksaan, itu kan bisa saja. Inilah dampak kalau seorang saksi tidak bisa didampingi oleh pengacara. Orang bisa berubah-ubah semuanya," ujar Junimart di Gedung KPK, Rabu (21/8/2013).

Sehari sebelumnya, Junimart menjelaskan, Simon mengaku menyerahkan uang sebesar 700.000 dollar AS kepada Deviardi alias Ardi yang diketahuinya sebagai Sekretaris di SKK Migas. Namun, Simon mengaku tak tahu bahwa uang itu kemudian diberikan Ardi pada Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini.

Menurutnya PT Kernel Oil ingin berekspansi ke kegiatan hulu minyak dan gas karena selama ini hanya bergelut dalam bisnis solar. PT Kernel juga belum pernah mengikuti tender di SKK Migas.

Sementara itu, pada Rabu ini, Junimart meralat semua penjelasannya saat itu. Menurut Simon, melalui Junimart, uang itu adalah milik Deviardi yang dititipkan kepada petinggi di Kernel Oil di Singapura bernama Widodo. Deviardi menitipkannya karena mengaku sulit membawa uang dollar AS masuk ke Indonesia dalam jumlah besar. Widodo pun menyetujui dan meminta tolong pada Simon untuk menyerahkannya ke Deviardi di Jakarta.

Seminggu sebelum lebaran, Deviardi menghubungi Widodo dan meminta uang tersebut. Widodo kemudian telepon Simon dan memerintahkan memberikan uang titipan Deviardi. Simon mengaku sempat menolak perintah Widodo karena tidak mengetahui tujuan pemberian uang itu.

Junimart mengatakan, Simon juga tak mengetahui hubungan Deviardi dan Widodo. Widodo sendiri, menurut Junimart, sudah mengklarifikasi keterangan tersebut.

"Ya, itu faktanya. Pak Widodo telah mengklarifikasi. Dia katakan punya bukti. Saya katakan by phone. Ada bukti CCTV dan mereka sudah melaporkan masalah ini ke kepolisian Singapura dan Pak Wid mengatakan mereka siap bekerja sama dengan KPK untuk membuka tabir ini," terang Junimart.

Menurut Junimart, ada yang tidak beres dengan Deviardi. Dia mengatakan, Deviardi dan Simon baru tiga kali bertemu. Junimart menegaskan, kliennya juga tidak mengetahui persis tentang SKK Migas.

"Simon itu tidak tahu secara detail tentang SKK Migas. Kernel Indonesia tidak pernah berhubungan dengan SKK Migas. Dia hanya berhubungan kepada Dirjen Migas, BPH Migas, Kemendag, itu saja. Makanya Pak Simon tidak terlalu detail," terang Junimart.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Rudi sebagai tersangka atas dugaan menerima suap dari petinggi PT KOPL Simon terkait kegiatan hulu minyak dan gas. Selain Rudi dan Simon, KPK juga menetapkan Deviardi sebagai tersangka.

Sama halnya dengan Rudi, Deviardi diduga menerima uang dari Simon. Beberapa hari lalu, Deviardi dan Rudi tertangkap tangan penyidik KPK di kediaman Rudi dengan barang bukti uang senilai 400.000 dollar AS, 90.000 dollar AS dan 127.000 dollar Singapura, serta motor berkapasitas mesin besar bermerek BMW. KPK juga menyita uang tunai 200.000 dollar AS dari kediaman Ardi.

Terkait penyidikan kasus ini, KPK telah menggeledah ruang kerja Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karyo. Dari penggeledahan tersebut, KPK menyita uang 200.000 dollar AS yang dibungkus dalam tas hitam.

Selain menggeledah ruangan Sekjen ESDM, KPK menggeledah kantor SKK Migas sejak Rabu (14/8/2013) malam, hingga Kamis (15/8/2013) sore. Dari penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah uang dan emas di ruangan Rudi. Nilai uang yang ditemukan sekitar 60.000 dollar Singapura, 2.000 dollar AS, dan kepingan emas seberat 180 gram.

KPK juga menyita uang dalam deposit box yang berada di Bank Mandiri, Jakarta, senilai total 350.000 dollar AS.




Editor : Hindra Liauw


















21.02 | 0 komentar | Read More

“17 Tough Warriors� Challenge Warnai Independence Day Run





  • Rabu, 21 Agustus 2013 | 19:50 WIB






JAKARTA, Kompas.com - Penyelenggaraan kegiatan Independence Day Run “Semangat 17/8” Untuk Merah Putih akan segera berlangsung dalam hitungan hari. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 ini merupakan event pertama yang diselenggarakan di depan Istana Merdeka di mana Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan pelepasan pelari.

Independence Day Run “Semangat 17/8” Untuk Merah Putih ini merupakan kegiatan olahraga lari dengan jarak 17 kilometer (17K) dan 8 kilometer (8K) yang akan diikuti oleh sekitar 45.000 peserta. Angka ini melambangkan tanggal 17 Agustus yang merupakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung pada 25 Agustus 2013 dan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dari depan Istana Merdeka dan berakhir di Pintu Barat Daya, Monas, Jakarta.

Satu yang unik dari penyelenggaraan kegiatan olahraga lari ini adalah adanya kegiatan “17 Tough Warriors” Challenge yang merupakan inisiatif dari Brigif Linud 17 Kostrad. Selain dalam rangka memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68, kegiatan ini juga merupakan “special tribute” bagi para pejuang yang gugur dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

“Peserta 17 Tough Warriors Challenge ini adalah prajurit Brigif Linud 17 Kostrad yang terdiri dari 4 Perwira, 5 Bintara, dan 8 Tamtama yang juga simbolisasi dari tanggal 17 Agustus 1945. Seluruh prajurit ini akan mengenakan pakaian dinas lapangan dengan perlengkapan tempur selama mengikuti lari 17K dalam Independence Day Run.

Menjadi tantangan tersendiri bagi para prajurit mengingat beratnya perlengkapan yang harus dibawa selama berlari kurang lebih seberat 17 kilogram. Tentu berbeda antara berlari dengan menggunakan running apparels dengan menggunakan combat gears,” ujar Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc, MPA, selaku penggagas Garuda Finishers dan 17 Tough Warriors Challenge ini.

Kegiatan ini diharapkan akan menjadi sebuah tradisi yang baik, dimana pada prinsipnya dilakukan tidak hanya untuk mengenang para pejuang kemerdekaan, tapi juga didedikasikan untuk rekan-rekan prajurit TNI yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan dan keutuhan NKRI, baik saat menjalankan tugas operasi pertempuran maupun latihan. Kegiatan lari semacam ini juga dikenal di sejumlah negara lain dengan sebutan ‘tough ruck’ atau ‘tribute to fallen comrades’.

“Melalui tradisi baru yang positif ini diharapkan prajurit TNI bisa semakin menunjukkan penghormatan kepada rekan-rekan mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk negara dan bangsa dalam berbagai macam penugasan. Kita juga berharap kegiatan “17 Tough Warriors” Challenge ini bisa lebih mengenalkan dan mendekatkan militer kepada masyarakat, selaras dengan salah satu semangat dibentuknya Garuda Finisher, yaitu mensinergikan komponen sipil dan militer melalui olahraga lari,” tambah Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc, MPA.

Ia berharap agar tradisi baru yang dilaksanakan dalam kegiatan “17 Tough Warriors” Challenge bisa diikuti dalam event-event lari lainnya di masa mendatang, baik yang diselenggarakan oleh Garuda Finishers maupun berbagai komunitas pelari lainnya di Indonesia.

Event Independence Day Run “Semangat 17/8” Untuk Merah Putih ini merupakan kegiatan bersama yang diselenggarakan secara gabungan oleh Istana Kepresidenan, TNI, POLRI, Kementerian terkait, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) serta Garuda Finisher selaku partner organizer.

Rute lari akan menggunakan rute Car Free Day yang dimulai di depan Istana Merdeka. Untuk lari 17K akan melintasi Jalan Thamrin, Semanggi, Sudirman, Sisingamangaraja, kemudian berputar di depan sekolah Al-Azhar dan kembali melintasi sisi jalan berlawanan hingga berakhir di Silang Monas melalui Pintu Barat Daya. Sedangkan untuk lari 8K sendiri akan berputar di depan Chase Plaza dan kembali dengan finish yang sama di Silang Monas.(*/)




Editor : Tjahjo Sasongko















21.00 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By Luthfie fadhillah on Selasa, 20 Agustus 2013 | 21.52






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













21.52 | 0 komentar | Read More

Jupe Resmi Menjanda


Jakarta - Artis dan pedangdut Yulia Rahmawati atau yang dikenal dengan sapaan Jupe kini dapat bernafas lega. Pasalnya permohonan cerainya dari mantan suaminya Damien Perez ternyata dikabulkan oleh pemerintah Prancis. Hal itu diungkapkan Jupe saat ditemui dalam jumpa pers film terbarunya "Perawan Seberang" di Planet Hollywood, Jakarta, Selatan, Selasa (20/8).


"Aku baru terima surat dari Kedutaan Besar Perancis di Jakarta yang isinya mengabulkan gugatan cerai aku dengan mantan suamiku Damien Perez," ungkap wanita kelahiran Jakarta itu.


Lebih lanjut Jupe yang sudah menunggu kabar perceraiannya selama 6 tahun merasa sangat bersyukur karena urusannya dengan mantan suami telah selesai yang artinya dirinya resmi menjadi janda.


"Yang di Prancis sudah selesai, saya bersyukur banget. Saya kemarin sempat stres, cerai sudah lama, surat cerai nggak kelar-kelar. Saya selalu berdoa terus. Ya Allah saya butuh surat cerai. Nggak tahu kenapa, saat saya lagi butuh, tiba-tiba pas saya pulang ada surat di rumah, yaitu dari Kedubes Prancis, pas saya cek ternyata surat cerai, yes," lanjut Jupe.


Jupe sendiri saat ini menyewa jasa pengacara untuk mengurus surat perceraiannya dengan mantan suami agar bisa sah juga di pergunakan di Indonesia.


"Saya sampai menggunakan jasa lawyer untuk mengurusi surat-surat ini. Saya nggak mau kayak kemarin, saya mau di Indonesia sah, di mana-mana sah. Target sih bulan depan udah selesai," tuturnya.


Dengan dikabulkannya permohonan cerai Jupe oleh pemerintah Perancis, otomatis makin memperlancar langkah artis yang pernah berseteru dengan Dewi Persik itu untuk segera menikah dengan kekasihnya Gaston Castano.


21.50 | 0 komentar | Read More

PKL Pasar Gembrong Akan Dibantu Promosikan Lapak Baru





JAKARTA, KOMPAS.com — Pedagang kaki lima Pasar Gembrong tengah dalam proses relokasi ke Pasar Cipinang dan Pasar Klender SS. Setelah PKL mendapat kepastian kios baru, pihak Pemerintah Kota Jakarta Timur akan memasang spanduk di bekas tempat jualan PKL Pasar Gembrong berisi informasi soal lokasi niaga baru pedagang-pedagang itu.

PKL Pasar Gembrong terdiri dari pedagang mainan dan pedagang karpet. Nantinya, pedagang mainan akan direlokasi ke Pasar Gembrong Cipinang Besar dan pedagang karpet ke Pasar Klender.

"Nanti di kasih papan pengumuman siapa yang beli mainan di Pasar Cipinang. Pasar Klender untuk pedagang karpet. Nanti akan kami pasang spanduk di situ. Jadi akan jadi icon," ujar Wali Kota Jakarta Timur Krisdiyanto saat menyosialisasikan program relokasi kepada PKL Pasar Gembrong, di Kantor Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2013).

Dengan pengumuman tersebut, Krisdiyanto berharap pembeli yang biasa membeli di pinggir jalan akan masuk ke dalam pasar mencari pedagang. Dukungan pembeli dinilai Krisdiyanto akan sangat membantu program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata Ibu Kota.

"Jadi, masyarakat juga yang maunya enak tidak lagi turun dari mobil sedikit, langsung beli (di jalan)," ujarnya. 




Editor : Tjatur Wiharyo
















21.46 | 0 komentar | Read More

KPK Mulai Telisik Proyek-proyek di Pemprov DKI Jakarta





JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengapresiasi sikap Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang mengaku senang dengan kedatangan petugas KPK yang meminta izin kepadanya untuk menganalisis laporan peristiwa di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai dari tahun 2007. KPK pun meminta Basuki memberikan informasi dan data yang valid.

"Kalau ada kepala daerah yang mau bersih-bersih terhadap aparat di bawahnya, tentu KPK sangat senang apalagi pejabat tersebut memberikan informasi dan data yang valid," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Selasa (20/8/2013).

Menurut Johan, kedatangan petugas KPK ke Pemrov DKI itu berkaitan dengan kajian yang tengah dilakukan KPK. Tidak ada proses pemeriksaanyang dilakukan karena tujuan kedatangan petugas KPK bukan terkait penyelidikan atau penyidikan suatu kasus.

"Bukan penyidik yang ke sana," ujar Johan. Lebih jauh mengenai kajian tersebut, Johan mengaku belum tahu.

Rekening gendut

Seperti diberitakan sebelumnya, Basuki mengaku senang dengan kedatangan petugas KPK ke Balaikota Jakarta, Senin (19/8/2013). Basuki pun merahasiakan maksud dan tujuan KPK menyambanginya. Kendati demikian, dia menjelaskan kalau kedatangan petugas KPK itu ialah untuk meminta izin kepadanya untuk menganalisis laporan peristiwa di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai dari tahun 2007.

Mantan Bupati Belitung Timur itu kemudian menugaskan stafnya, Hespatony, untuk mendampingi KPK selama menganalisis peristiwa-peristiwa saat itu.

Baru-baru ini juga, Kejaksaan Agung menyatakan akan menindaklanjuti temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal rekening gendut milik empat pejabat Pemprov DKI Jakarta yang berkuasa sejak era kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Andhi Nirwanto mengatakan, info yang diberikan PPATK merupakan rahasia. Dia pun tak dapat membeberkan siapa keempat pejabat di jajaran Pemprov DKI yang memiliki rekening di batas kewajaran itu.




Editor : Heru Margianto


















21.02 | 0 komentar | Read More

Sinar Mas Land Journalist Basketball Tournament 2013 Digelar





JAKARTA, Kompas.com — Sinar Mas Land, salah satu pengembang properti terbesar dan terpercaya di Indonesia untuk pertama kalinya menyelenggarakan ajang turnamen bola basket Sinar Mas Land Journalist Basketball Tournament 2013.  

Kompetisi basket bagi para awak media ini akan digelar pada tanggal 27-29 Agustus 2013, bertempat di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro (GMSB) Pasar Festival Kuningan, Jakarta. Sebanyak 16 tim dari media cetak dan elektronik di Indonesia akan saling bersaing untuk memperebutkan total hadiah 54 juta rupiah di turnamen yang akan dipandu secara teknis oleh Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) ini.
 
Ke-16 peserta yang sudah memastikan ikut dalam Sinar Mas Land Journalist Basketball Tournament 2013 adalah Bola KG (Harian Bola dan grup Gramedia lainnya), JPNN (Indopos dan Grup Jawa Pos lainnya), Mahaka Media (Republika, Jak TV, Jak FM, Gen FM, dan Harian Indonesia), Berita Satu Media Holding (Suara Pembaruan, Jakarta Globe dan grup media berita satu lainnya), Harian Kompas, Sinar Harapan, Pewarta Foto Indonesia (PFI), Detik.com, TV One, Trans 7, ANTV, SCTV Emtek (SCTV, Indosiar, O Channel),  Metro TV, B Channel, Kompas TV, dan MNC TV.
 
“Kami berharap Sinar Mas Land Journalist Basketball Tournament 2013 mampu menjadi ajang pemersatu bagi para pekerja media, serta menjadi wujud ungkapan terima kasih dari Sinar Mas Land terhadap rekan-rekan media yang selama ini telah banyak membantu publikasi Sinar Mas Land,” ungkap Ishak Chandra, Managing Director Corporate Strategy & Services Sinar Mas Land.
 
Ajang Sinar Mas Land Journalist Basketball Tournament 2013 ini mendapat sambutan yang luar biasa dari kalangan media. Walau begitu, untuk ajang perdana ini jumlah peserta dibatasi menjadi 16 tim karena waktu penyelenggaraan dan persiapan yang terbatas, meski masih banyak media yang ingin mengikuti turnamen ini. Mengenai hal tersebut, Ishak menjelaskan, ”untuk mengakomodasi peserta, kita memperbolehkan media yang masih tergabung dalam satu grup untuk bersatu dalam satu tim. Mudah-mudahan untuk kegiatan berikutnya kita bisa libatkan lebih banyak peserta lagi,” kata Ishak pada jumpa pers, Selasa (20/8/2013).
 
Ishak menjelaskan alasan di balik gelaran turnamen basket ini dengan memaparkan, ”bila biasanya kami menikmati hasil kerja para rekan-rekan media dari koran, online, dan tv, mengenai berbagai pemberitaan termasuk memberitakan kegiatan-kegiatan dan perkembangan usaha Sinar Mas Land, maka kini saatnya rekan-rekan dari media berkesempatan untuk me-refresh diri sambil mengukir prestasi, khususnya di cabang bola basket, agar terhindar dari kepenatan kerja.”
 
Ishak juga memaparkan bahwa Sinar Mas Land memiliki kepedulian besar terhadap dunia olahraga di Indonesia, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Hal ini terwujud dalam beberapa seri nasional off-road, kejuaraan dan pra-PON balap sepeda yang bekerja sama dengan Forum Penggemar Sepeda Jakarta dan PB ISSI, serta kejuaraan lari tingkat internasional yang bekerja sama dengan Adidas, yaitu Adidas King of the Road.
 
Ajang ini juga mendapat sambutan hangat dari Ketua SIWO PWI Jaya, Hari Bukhari, yang mengatakan, “Sinar Mas Land Journalist Basketball Tournament merupakan ajang untuk mempererat hubungan kita sebagai sesama pekerja media, oleh sebab itu kebersamaan dan sportivitas harus tetap kita jaga untuk kesuksesan kegiatan ini.”


Hari juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Sinar Mas Land yang peduli terhadap olahraga, dan berharap ajang ini mampu menjadi acara rutin yang dapat diselenggarakan setiap tahun.
 
Sinar Mas Land Journalist Basketball Tournament menggunakan sistem gugur, dengan formasi pemain di lapangan untuk satu tim terdiri dari empat orang redaksi dan satu orang non-redaksi. Setiap game terdiri dari 4 quarter dengan waktu 10 menit. Peraturan dalam setiap pertandingan di turnamen ini akan mengikuti peraturan standar pertandingan basket di seluruh dunia.
 
Total hadiah yang diperebutkan dalan turnamen ini lebih dari 54 juta rupiah. Juara pertama akan mendapat 20 juta rupiah, juara kedua mendapatkan 10 juta rupiah, peringkat tiga mendapatkan 7,5 juta rupiah, dan peringkat empat mendapatkan 5 Juta rupiah. Tim yang kalah di babak awal juga mendapat hadiah uang. Selain itu terdapat lomba 3 point contest dan akan dipilih pemain terbaik yang masuk ke final untuk menjadi MVP Tournament. (*/)





Editor : Tjahjo Sasongko















21.01 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By Luthfie fadhillah on Senin, 19 Agustus 2013 | 21.52






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













21.52 | 0 komentar | Read More

Cornelia Agatha Lengkapi Visum di RS Fatmawati


Jakarta - Artis Cornelia Agatha mendatangi Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk melengkapi visum, terkait kasus penganiayaan yang diduga dilakukan mantan suaminya, Sony Lawlani, Senin (19/8) malam.


"Tadi habis dari Polda langsung datang ke sini (RS Fatmawati) untuk melengkapi visum yang kemarin dilakukan. Hal itu berguna untuk proses BAP," ujar Cornelia saat ditemui di RS Fatmawati.


Pada kesempatan itu, Cornelia memaparkan bahwa kasus kekerasan yang diduga dilakukan Sony masih terjadi hingga kini.


"Aku ke sini mau melanjutkan yang kemarin aku laporin di Polres Jakarta Selatan. Nggak hanya waktu pacaran dan menikah, setelah ceraipun mas Sony masih melakukan kekerasan, seperti yang kemarin terjadi 17 Agustus 2013," ungkap Cornelia.


"Rencananya senin depan mau BAP, tadinya mau dilakukan hari ini. Tapi karena hasil visumnya belum lengkap dan kondisi aku juga lagi kecapean jadi diundur," tukasnya.



21.50 | 0 komentar | Read More

Dijadikan Tersangka Korupsi, Kepala Dinas KUKM Tangerang Selatan Ditahan





JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Nurdin Marzuki, ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi, Senin (19/8/2013).

Nurdin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan, Komuninasi dan Informasi Kota Tangsel, ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan alat uji KIR pada 2010 senilai Rp3,4 miliar.

Nurdin ditahan oleh Kejari Tigaraksa setelah diperiksa dari pagi hingga sore hari. Nurdin ditahan di Rutan Jambe, Kecamatan Jambe, untuk 21 hari ke depan.

"Klien saya dalam keadaan baik-baik saja, tidak ada beban. Klien saya yakin seratus persen tidak bersalah atas kasus ini. Kami belum mengetahui pasal-pasal yang dijatuhkan kepada pak Nurdin," ucap kuasa hukum Nurdin Marzuki, Syaiful Hidayat.

Dalam kasus dugaan korupsi KIR tahun 2010, Nurdin ditetapkan sebagai tersangka sejak Oktober 2012. Pihak Kejari Tigaraksa sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi dalam kasus ini. Namun, penetapan penahanan terhadap yang bersangkutan baru dilakukan saat ini.

Kepala Bagian Hukum Pemkot Tangsel, Ade Iriana, mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara resmi penahanan terhadap Nurdin. "Setahu saya hanya dimintai keterangan. Soal penahanan kami belum mengetahui," ujarnya.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Tata Pemerintahan Kota Tangsel, Ismunandar, juga mengatakan pihaknya belum mengetahui bahwa Nurdin telah ditahan Kejari Tigaraksa.

"Soal penahanan saya belum mengetahui. Tapi memang saya sudah mendapat laporan adanya pemeriksaan pada Nurdin, tadi pagi," ujarnya.

Menurut Ismunandar, pemkot Tangsel langsung menggelar rapat koordinasi membahas kinerja Dinas Koperasi dan UKM yang ditinggalkan Nurdin.

"Kami akan rapatkan soal langkah-langkah ke depan, selama pak Nurdin menjalani proses hukum," ujarnya. (Valentino Verry)




Editor : Tjatur Wiharyo
















21.46 | 0 komentar | Read More

Jenderal Moeldoko Disebut-sebut Tak Bermasalah






JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat TB Hasanuddin mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi, rekam jejak calon tunggal panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Moeldoko, tergolong bersih.

"Untuk Jenderal Moeldoko tidak ada masalah. Ini penjelasan dari bapak ketua KPK," kata Hasanuddin di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta seusai bertemu dengan jajaran pimpinan KPK, Senin (19/8/2013).

Hasanuddin bersama sejumlah anggota Komisi I DPR lainnya, antara lain Nurul Arifin dan Hely Fauzy, menemui pimpinan KPK dalam rangka menelusuri rekam jejak Moeldoko. Nurul mengatakan, pihaknya telah menerima informasi dari KPK seputar harta kekayaan Moeldoko.

Saat ditanya apakah ada peningkatan harta yang dimiliki Moeldoko dalam beberapa tahun terakhir, Nurul enggan membuka informasi dari KPK tersebut lebih jauh lagi. "Kita tidak berhak menginformasikan, ini sangat terbatas," ujarnya.

Hasanuddin mengatakan, berdasarkan peraturan undang-undang, Presiden berhak mengajukan satu calon panglima TNI. Calon tersebut, lanjutnya, kemudian akan mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan di DPR yang dijadwalkan pada 21 Agustus 2013 sekitar pukul 10.00 WIB.

Adapun Moeldoko sudah diajukan Presiden sebagai calon panglima TNI menggantikan Laksamana Agus Suhartono yang masa baktinya akan berakhir akhir bulan ini. Surat yang berisi nama calon panglima tersebut diterima DPR dari Presiden pada 23 Juli 2013.

Sebelumnya, Jenderal Moeldoko dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menggantikan Jenderal Pramono Edhie Wibowo yang pensiun sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Moeldoko dilantik pada tanggal 22 Mei lalu. Sebelum menjadi KSAD, Moeldoko adalah Wakil KSAD. Ia juga sempat menjadi Kasdam Jaya (2008), Pangdivif 1/Kostrad (2010), Pangdam XII/Tanjungpura (2010), Pangdam III/Siliwangi (2010), dan Wakil Gubernur Lemhannas (2011).




Editor : Hindra Liauw
















21.01 | 0 komentar | Read More

Atlet Berkuda Tewas Terjatuh





LONDON, Kompas.com — Seorang atlet penunggang serasi asal Selandia Baru, Tom Gadsby, tewas setelah terjatuh dari kudanya saat perlombaan di Congleton, Cheshire, Inggris, Minggu (18/8).

Akibat kematian atlet berusia 25 tahun ini, lomba yang bertajuk Somerford Park International ini langsung dihentikan. Lomba yang berlangsung sejak Jumat ini diikuti beberapa atlet peserta Olimpiade London 2012 lalu.

Dalam pernyataan resmi, panitia menyebut Gadsby meninggal dunia akibat cedera yang dialaminya. "Seorang penunggang hari ini mengalami cedera di Somerford Park International," demikian pernyataan tertulis panitia.

Peristiwa ini juga dibenarkan oleh federasi ekuestrian (ESNZ) Selandia Baru. "Ini merupakan hari yang tragis dan menyedihkan buat komunitas ekuestrian Selandia Baru. Kami bersama keluarga joki di masa-masa menyedihkan ini," kata Jim Ellis dari ESNZ.




Editor : Tjahjo Sasongko















21.00 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By Luthfie fadhillah on Minggu, 18 Agustus 2013 | 21.53






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













21.53 | 0 komentar | Read More

"Saya Diutus Menyebarkan Keindahan"


”Merdeka! Halo, dengan siapa ini?” begitu tanya seseorang dari seberang telepon pada suatu hari. Pemilik suara tersebut adalah Christoforus Soebiantoro (75) atau yang populer dikenal dengan nama Kris Biantoro. Siapa pun yang meneleponnya, dia akan selalu sapa dengan pekik merdeka!


”Kita harus menjadi manusia merdeka dan mengingatkan orang lain untuk jadi manusia merdeka juga,” ungkap Mas Kris, demikian ia biasa disapa.


Namun sejak 13 Agustus 2013, pekik merdeka itu tidak akan pernah lagi keluar dari mulut Mas Kris. Pedendang lagu Mungkinkah itu mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 13.30 WIB, setelah memandangi burung perkutut di rumahnya yang artistik nan asri di Kompleks Bukit Permai, Jalan Bromo Blok K/8, Cibubur.


Dia adalah anak ke-8 dari 11 bersaudara buah cinta Warsid Sastrowiardjo dan Soekarsih yang lahir di era perjuangan kemerdekaan Indonesia. Maka, tak heran dia memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dan punya semangat terus berjuang pantang menyerah. Kerasnya zaman penjajahan, kekejaman perang, kesulitan ekonomi dalam melanjutkan pendidikan dan perjuangan bertahan hidup di negeri orang, hingga penghinaan, prasangka, dan perlakuan tidak adil, silih berganti ia alami. Namun itu tidak membuatnya gentar, lalu mundur dari jalur seni.


Ketika ditanya hal yang paling menggelisahkan hatinya saat ini, pria kelahiran 17 Maret 1938 itu menyebut perilaku korupsi yang telah merasuki bangsa ini. Perilaku itu telah memiskinkan bangsa yang kaya raya ini. Karena itu, saat merayakan ulang tahun ke-70 pada 2007, ia menyelenggarakan kirab sepeda onthel dari Tugu Monas menuju Gedung Perumusan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol 1, Jakarta Pusat. Saat itu ia mengumumkan perlawanan terhadap korupsi. Dengan menumpang mobil kuno bak terbuka, dia “dikawal” 200 pengendara sepeda onthel. Dalam balutan seragam tentara Peta warna hijau lengkap dengan atributnya, Kris tampak segar dan ceria.


90 Km Tiap Hari
Karena pertimbangan kesehatan, saat itu Kris tidak mengendarai sepeda. Namun yang pasti, bersepeda sama sekali bukan pengalaman baru atau aneh baginya. Justru mungkin pengalamannya dalam bersepeda merupakan sesuatu yang aneh bagi orang lain. Terbayangkah seseorang yang menempuh jarak sekitar 90 kilometer setiap hari dengan sepeda selama tiga tahun? Itulah pengalaman suami dari Maria Nguyem Kim Dung ini.


Kris adalah pria asal Magelang dan orangtuanya tinggal di sana. Tapi setelah tamat SMP dia mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA de Britto, Yogyakarta, yang jaraknya sekitar 45 kilometer dari rumahnya. Bisa saja ia ngekos di Yogyakarta, tapi hal ini mustahil baginya, sebab keadaan ekonomi keluarganya tidak memungkinkan. Maklum dia memiliki 11 saudara yang juga butuh biaya, ditambah lagi saat itu perekonomian negara tengah morat-marit. Jalan satu-satunya adalah pergi-pulang (ngelaju) Magelang-Yogya. Uniknya, perjalanan sepanjang 90 kilometer yang melelahkan itu ia tundukkan selama tiga tahun hanya dengan sebuah “sepeda perempuan”.


Tiap pagi Kris harus berangkat dari rumah tepat pukul 04.00 WIB agar bisa tiba di sekolah tepat waktu. “Telat sedikit saja berangkatnya saya pasti lambat masuk kelas sebab jalur kereta api di Jalan Malioboro tertutup selama 15 menit karena ada kereta yang lewat." kenang Kris. Itu artinya dia harus siap di-straf (dihukum, Red) di sekolah. Lalu kalau sering terlambat bisa jadi tidak naik kelas.


Suatu pagi ketika hendak melewati jalan di depan Seminari Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang, dari kejauhan secara samar-samar Kris melihat “sosok” tinggi-besar. Sosok itu sontak membuatnya ketakutan, sebab dia mengira itu genderuwo. Dia berhenti dan berencana menunggu hari agak terang baru meneruskan perjalanan. Tapi itu berarti dia akan terlambat sampai di sekolah.


Dibayang-bayangi oleh keterlambatan, dia langsung ingat sosok bruder, guru bahasa Prancis di sekolahnya. Sang bruder terkenal galak dan disiplin. Ternyata ketakutannya pada sang guru bahasa Prancisnya mengalahkan ketakutan Kris pada genderuwo. Dia lalu mengumpulkan keberanian dan segera meluncur cepat-cepat dengan sepeda. Ternyata sosok yang dia kira genderuwo itu hanyalah “kepang”, yang dibuat dari gedek untuk menjemur tembakau.


Tanggung Jawab Artis
Saat ditanya hal yang ia pikirkan sehubungan dengan dunia hiburan kini, ia menjawab,"Saya ingin penyanyi saat ini juga mengerti sejarah musik Indonesia dan sekaligus memperkenalkan sejarah musik Indonesia pada generasi muda saat ini."


Kris mengaku sangat prihatin melihat para pencipta lagu, seperti Ismail Marzuki, Bing Slamet, dan Soetedjo, yang pernah menghasilkan lagu dan lirik yang sangat indah ternyata dilupakan. "Bangsa ini tercipta karena ada mata rantai sejarah yang tidak boleh putus. Segala sesuatunya pasti ada sejarahnya. Demikian pula saya tidak mau melupakan jasa besar dari para pencipta lagu yang mulai dilupakan itu. Saya bisa seperti sekarang karena mereka," ujar pemilik album Mungkinkah dan Juwita Malam ini.


Kris mengungkapkan, menjadi artis tidak hanya sekadar menyanyi atau mahir tampil di atas panggung. Artis juga harus memiliki tanggung jawab untuk memberi contoh positif pada masyarakat dan tidak terjebak dalam kehidupan hedonis seperti yang sering muncul di televisi.


"Celakanya banyak artis yang tidak peduli lagi pada sejarah, terutama sejarah musik Indonesia. Kalau menyanyi, ya menyanyi saja, tidak mengerti bagaimana lagu itu diciptakan, tidak menghayati, dan tidak tahu siapa yang menciptakan lagunya," kata Kris.


Apakah Kris lantas menyalahkan kaum muda? “Saya tidak menyalahkan kaum muda. Kalau saya muda pada zaman ini, saya akan begitu juga. Itu artinya ada yang salah urus terhadap bangsa dan generasinya,” ungkap Kris.


Di jagat hiburan Tanah Air Kris adalah salah satu kampiun. Dia selalu berusaha melakukan yang terbaik. Meski begitu, hasil kerja keras dan pengabdiannya yang maksimal banyak kali tidak dihargai secara setimpal. Ia pernah mengalami pemecatan di KBRI Australia karena isu murahan. Ia dicap komunis karena menikahi gadis Vietnam. Lalu di TVRI, tanpa alasan yang jelas, dia juga mengalami pemecatan.


Di TVRI juga ia mengalami perlakuan yang menyakitkan. Suatu kesempatan, seorang pimpinan televisi milik pemerintah itu menarik dengan paksa kalung salib di lehernya sampai putus. Sang pimpinan itu tidak suka melihat pencipta dan pendendang lagu Dondong Opo Salak ini mengenakan salib. “Kalau diminta baik-baik untuk tidak mengenakan salib saat syuting, toh saya tidak apa-apa,” tulis Kris dalam buku autobiografinya Manisnya Ditolak di halaman 190.


Pada zamannya, Kris sungguh menjadi bintang yang dielu-elukan meski tidak jarang juga dilecehkan. Selain Kris adalah penyanyi, dia juga MC termahal, bintang iklan laris, dan pemain serta sutradara film. Sebut saja beberapa film yang ia bintangi: Laki-laki Pilihan, Jagoan Tengik, Si Manis Jembatan Ancol, Bulan di Atas Kuburan, dan Last Tango in Jakarta. Sedangkan di bidang rekaman ia telah melahirkan sangat banyak album. Berapa albumnya? “Ini memalukan, saya tidak hafal jumlah album saya,” ujarnya terkekeh.


Tugas Menyebarkan Keindahan
Sebagai seorang seniman, dalam berkesenian pria yang pernah meraih Lifetime Achievement Award dari Panasonic ini berprinsip para artis, termasuk dirinya, adalah kelompok manusia yang diutus Tuhan untuk menyebarkan keindahanNya. Karena prinsip ini, ia mengaku tidak pernah neko-neko alias hanya menempuh jalan lurus.


Menurut Kris, setiap murid Kristus diutus ke dunia untuk menyebarkan kebenaran, kebaikan dan keindahan. ”Konon saya diutus ke bagian menyebarkan keindahan. Saya bisa menari, membuat film, menyanyi, berbicara, menulis. Itu semua datangnya dari Tuhan. Jadi, kalau menjadi artis hanya untuk membuktikan diri ini mampu, bisa kawin-cerai, bisa terkenal, pasti bukan itu maunya Tuhan. Menjadi artis terkenal sebenarnya bisa menjadi bagian yang ampuh dalam menyebarkan kebaikan. Kita tak cukup hanya berdoa saja, harus ora et labora. Kalau hanya berdoa saja, tidak ada artinya, berbuatlah sesuatu!” kata penulis buku Belum Selesai: Kisah 38 Tahun Perjuangan Pendekar Ginjal Soak ini.


Buku itu berkisah tentang pengalaman Kris dalam menjalani hidup sebagai penderita gagal ginjal selama 38 tahun. Sampai penghujung hidupnya, secara rutin Mas Kris menjalani cuci darah setiap minggu.


Kris Biantoro telah kembali kepada penciptaNya. Jeep kesayangannya yang biasa ditumpangi saat ke gereja tak akan pernah lagi ia pakai. Perjalanannya ke rumah Sang Khalik tentu ia tempuh menggunakan “jeep” dalam bentuk lain, yakni amal ibadah yang ia lakukan di dunia dan berkat imannya kepada Tuhan. Lantunan suara Koes Hendratmo yang menyanyikan lagu You Raise Me Up pada Selasa (13/8) pukul 20.30 WIB di depan jenazah dan para pelayat dari berbagai kalangan mengiringi “perjalanan” ayah dua anak itu. Selamat jalan, Mas Kris. Requiescat in pace!


21.50 | 0 komentar | Read More

Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Percobaan Perkosaan oleh Greg Nwokolo





JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih menyelidiki laporan dugaan penganiayaan dan percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh pesepak bola nasional, Greg Nwokolo. Kepala Subbagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Aswin mengatakan, saat ini polisi masih mengumpulkan bukti-bukti maupun keterangan dari beberapa pihak, seperti saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.


"Dalam waktu dekat ini terlapor juga akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan," jelasnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (18/8/2013).


Greg dilaporkan oleh seorang wanita bernama Rahelia Geby (25) atas tuduhan penganiayaan dan percobaan perkosaan. Laporan itu disampaikan ke Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2013) pukul 04.30.


Sesuai keterangan Rahelia, dia menyebutkan bahwa Greg mengajaknya datang dan menginap di kediaman Greg di Jalan BDN, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2013) malam. Sebelum menginap, kata Rahelia, Greg mengajak pula Rani, temannya dan teman Greg, Raphael Maitimo, ke sebuah kelab malam di kawasan Senayan.


Sepulang dari kelab malam, Greg meminta Rahelia tidur di kamarnya. Rahelia mengaku, di kamar itulah Greg melakukan perbuatan tidak senonoh kepadanya, yakni mengajak berhubungan intim. Namun, permintaan Greg ditolak oleh Rahelia dan dia mengaku dipukul oleh Greg. Greg juga membekap mulutnya dan menyatakan bahwa teriakan tidak akan didengar orang lain.


Selesai memukulnya, kata Rahelia, Greg mengambil dua ponsel korban. Baik Rahelia dan kuasa hukumnya, Frans Paulus, menginginkan Greg segera ditangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian.


Greg merupakan pemain keturunan Nigeria yang telah mendapatkan kewarganegaraan Indonesia. Saat ini Greg bermain untuk Arema Malang. Greg juga tercatat sebagai penyerang di timnas Indonesia.





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















21.46 | 0 komentar | Read More

Kasus Penembakan Polisi, Pertaruhan Penting Sutarman Menuju Kursi Kapolri






BANDUNG, KOMPAS.com
- Upaya untuk mengungkapkan kasus penembakan polisi yang terjadi beberapa waktu terakhir dinilai akan menjadi pertaruhan penting bagi Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Sutarman sebagai calon Kapolri. Hal ini disampaikan oleh Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) M. Nasser.

"Perkara ini menjadi pertaruhan penting bagi Kabareskrim Komjen Pol. Sutarman untuk maju menjadi Kapolri," katanya saat dihubungi Kompas.com, Minggu, (18/8/2013).

Nasser mengatakan, pihaknya akan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Komjen Pol. Sutarman jika pelaku penembak dua polisi itu tertangkap. Apalagi, kasus ini terjadi berulang kali.

Kompolnas prihatin terhadap kejadian tersebut. Oleh karena itu, Kompolnas berharap, polisi segera menangkap pelakunya. Menurut Nasser, rangkaian insiden tersebut telah melecehkan Polri.

"Pelakunya harus cepat-cepat ditangkap," tegasnya.

Caranya, lanjut Nasser, polisi bisa menerjunkan tim gabungan untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap pelakunya.

"Kami berharap Mabes polri dan Polda Metro Jaya ikut turun tangan untuk membantu Polresta Tangerang dalam memburu pelaku," tegasnya.

Seperti diberitakan, penembakan di Jalan Graha Raya, Pondok Aren, Tangerang, Jumat, (16/8/2013) malam, menewaskan anggota Polsek Pondok Aren, Aipda Kus Hendratma. Kus yang mengendarai motor dipepet dua orang yang berboncengan motor. Saat itu, Kus ditembak pada bagian belakang kepala hingga terjatuh dan tewas di tempat.

Tim Buru Sergap Polsek setempat berjumlah empat orang yang kebetulan melintas dengan mobil melihat kejadian dan langsung mengejar sert menabrak motor tersebut. Namun pengemudi mobil, Bripka Ahmad Maulana, kehilangan kendali kendaraan sehingg mobil terguling. Saat berusaha keluar dari mobil yang terbalik, pelaku menghampiri dan menembak Maulana. Ketiga rekannya yang selamat sempat menembak pelaku.

Sebelumnya, Aipda Patah Saktiyono (55), anggota Polantas Polsek Gambir, Jakarta Pusat, ditembak saat sedang mengendarai motor di Jalan Cirendeu Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (27/7/2013). Selanjutnya, Aiptu Dwiyatno (50), anggota Binmas Polsek Metro Cilandak, tewas ditembak di bagian kepala belakang saat sedang mengendarai motor di depan Gang Mandor, Jalan Otista Raya RT 03/11, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat Kota, Tangerang Selatan, Rabu (7/8/2013).




Editor : Caroline Damanik







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











21.02 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger