Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Rumah Pandai Gelar Konser Amal untuk Korban Bencana Alam

Written By Luthfie fadhillah on Sabtu, 31 Mei 2014 | 21.50


Jakarta - Dalam rangka menggalang dukungan masyarakat sekaligus berdonasi untuk membantu korban bencana alam di Indonesia, Yayasan Rumah Pandai Terang Indonesia menghelat konser musik di Hard Rock Cafe Jakarta, Senin (2/6).


Konser bertema "One Movement and Action for a better Indonesia" menghadirkan seniman dan musisi papan atas Indonesia, serta musisi internasional. Mereka yang bakal tampil, antara lain Ari Lasso, Dira Sugandi, Keith Martin, RAN, Once, Conny Constantia, DJ Riri, Gugun Blues Shelter, Candil, Shelomita, Mario Kahitna. Acara ini juga turut dihadiri oleh sahabat Rumah Pandai, seperti Susan Bacthiar, Eno Sigit, Rio Dewanto, dan Terry Putri.


Yayasan Rumah Pandai Terang Indonesia didirikan oleh Kanaya Tabitha, Aline Adita, dan Nadia Mulya. Menurut Kanaya, konser amal merupakan wujud dari visi, misi, dan program Rumah Pandai. Tujuannya untuk menumbuhkan kembali kepedulian, moralitas dan nasionalisme, terutama dalam diri generasi muda.


"Kami bertekad untuk terus membangun lebih banyak titik Rumah Pandai di berbagai wilayah bencana dan lokasi lain yang membutuhkan," ujar President Director Rumah Pandai,.Kanaya Tabitha di Jakarta, Jumat (30/5).


Sedangjan tujuan jangka panjang Rumah Pandai, lanjutnya, adalah menumbuhkan kemandirian para korban bencana alam.


Hal ini dipertegas oleh Head of Marketing and Creative Rumah Pandai, Aline Adita. "Pemberdayaan masyarakat korban bencana merupakan bagian penting dari pemulihan korban. Mengembalikan mereka menjadi masyarakat mandiri merupakan salah satu tujuan berdirinya Rumah Pandai," katanya.


Seluruh hasil penjualan tiket masuk, pelelangan lagu, dan kegiatan lainnya dalam konser ini akan didonasikan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat korban bencana alam dan keluarga prasejahtera.


Selain konser musik, Rumah Pandai juga membuka information desk dan pengumpulan donasi melalui penjualan kaus, suvenir debu vulkanik Sinabung, dan kalung south sea pearl "One Heart One Pearl, One Love for One Child".


21.50 | 0 komentar | Read More

Kisah Mistis Taman Langsat Diangkat ke Layar Lebar

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 30 Mei 2014 | 21.50


Jakarta - Untuk memuaskan dahaga pecinta film bertema horor dan mistis, K2K Production akan segera merilis sebuah film baru yang mengangkat kisah mistis di kawasan Taman Langsat - Mayestik, dalam waktu tidak lama lagi.


KK Dherajj, perwakilan K2K Productions mengatakan, Taman Langsat Mayestik adalah sebuah taman yang berada di daerah Jakarta Selatan yang penuh dengan aura mistis.


"Tempat tersebut juga jadi salah satu tempat yang menjadi top ten tempat terangker di Indonesia berdasar sumber dari google. Karena itu, saya dan tim berinisiatif untuk mengangkat tempat tersebut dalam sebuah film yang bergenre horor," ungkap dia, di Jakarta, Jumat (30/5).


Lebih lanjut KK mengungkapkan, meski Taman Langsat Mayestik selama ini dipakai sebagai tempat olahraga dan bersantai masyarakat di daerah Mayestik, namun lokasi yang ditumbuhi rindangnya pepohonan ternyata menjadi tempat yang nyaman untuk berdiamnya para makhluk halus. Hal itu, kata dia, berdasarkan cerita dari masyarakat di sekitar lokasi taman tersebut.


"Taman tersebut memang dikenal warga sebagai taman yang angker, maka itu sewaktu syuting dahulu ada Ki Joko Bodo yang memagari seluruh kru dan pemain filmnya agar syutingnya berjalan lancar. Dan Alhamdulillah semuanya bisa terselesaikan," lanjutnya.


Dijelaskan pula oleh KK Dherajj, untuk menambahkan kesan angkernya difilm tersebut, film yang disutradarai Eka Katli itu, memberikan gambaran seram lewat poster bernuansa gelap dan penuh mistis.


"Kita gambarkan keseraman film tersebut lewat gambaran dalam posternya kita tampilkan. Ada tampilan akar pohon tua sebagai gambaran taman tersebut dalam posternya," tuturnya.


Film horor ini sendiri, kata KK Dherajj, dibintangi oleh Ki Joko Bodo, Metta Permadi, Rahmat Panca, Andreano P dan Hendra XOIX.


21.50 | 0 komentar | Read More

Hadiri "Premiere Maleficent" Muka Brad Pitt Ditonjok Reporter

Written By Luthfie fadhillah on Kamis, 29 Mei 2014 | 21.50


California - Nasib sial dialami suami Angelina Jolie, Brad Pitt, saat menghadiri premiere film Maleficent, Rabu (28/5). Pitt ditonjok di bagian mukanya oleh seorang reporter televisi Ukraina yang sering berbuat ulah saat acara red carpet. Vitalii Sediuk kemudian diamankan kepolisian setempat dan diperintahkan membayar denda sebesar US$ 20.000. Beruntung Pitt tidak mengalami luka serius dan bisa melanjutkan acara.


Dalam acara premiere film lainnya Sediuk pernah digeruduk petugas keamanan karena memeluk Leonardo de Caprio. Ia juga harus berurusan dengan polisi karena mencoba masuk panggung Grammy Award saat Adele sedang menyampaikan sambutannya dan ditampar Will Smith karena mencium artis yang terkenal lewat film Bad Boys itu.


Kejadian terbaru, ia ditangkap polisi karena menyelinap dalam gaun artis America Ferrera yang bermain dalam How to Train Your Dragon 2.



21.50 | 0 komentar | Read More

Laporkan Mantan Suami, Citra "KDI" Malah Ditahan Kejari Cibinong

Written By Luthfie fadhillah on Rabu, 28 Mei 2014 | 21.50


Jakarta - Sungguh malang nasib pedangdut Citra Ria. Dirinya harus menjalani masa penahanan di Kejaksaan Negeri Cibinong akibat kasus perseteruannya dengan mantan suami, yang juga seorang anggota TNI, Kolonel (Inf) Yakraman.


Perihal penahanan yang kini dirasakan jebolan ajang pencarian bakat KDI itu di benarkan Ema, assisten Citra saat dihubungi melalui sambungan telepon.


"Iya, mbak Citra sekarang sudah ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri Cibinong," ungkap Ema, Rabu (28/5) petang.


Meski membenarkan perihal penahanan yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Cibinong, Ema sendiri hingga kini belum bisa menjelaskan nasib Citra.


Dirinya hanya memastikan, dalam waktu dekat akan menggelar jumpa pers terkait penahanan terhadap Citra. "Nanti saja dijelaskannya saat jumpa pers ya," katanya singkat.


21.50 | 0 komentar | Read More

Harapan dari Slank Untuk Jokowi

Written By Luthfie fadhillah on Selasa, 27 Mei 2014 | 21.50


Jakarta - Para personel grup band Slank meminta apabila Joko Widodo (Jokowi) akhirnya terpilih sebagai presiden RI, maka para pelanggar HAM berat harus dihukum.


Hal itu adalah satu dari tujuh ide yang diberikan Slank kepada pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, yang disebut Tujuh Ide Moral Indonesia. Semuanya disampaikan saat Jokowi berkunjung ke markas Slank di Gang Potlot, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (27/5).


Semua ide Slank itu dibacakan Jokowi sendiri saat sesi konferensi pers.


"Adili pelanggar HAM," kata Jokowi.


Selain itu, personel Slank meminta Jokowi menerapkan sistem online pada penganggaran pemerintah, yang sebenarnya sudah diterapkannya di DKI Jakarta. Selain itu ada pendidikan moral berdasarkan adat dan kesopanan, dan menegaskan korupsi serta terorisme jadi kejahatan luar biasa.


Slank juga meminta Jokowi menggunakan bank sebagai lalu lintas keuangan. Grup itu juga berharap pemerintah mendukung tradisi hormat-menghormati di adat istiadat dengan mengangkat adat setempat.


Slank juga meminta agar kejahatan yang berhubungan dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) harus diberi hukuman maksimal.


Mendapat masukan demikian, Jokowi mengaku senang.


"Masukan yang terutama yang berkaitan dengan pembenahan birokrasi telah kita lakukan di Jakarta," imbuhnya.


Pada kesempatan itu, Slank juga merekomendasikan 46 nama tokoh yang diusulkan untuk masuk ke dalam kabinet Jokowi bila jadi presiden RI.


"Tapi, tidak usah saya sebutkan karena sampai kini kita belum urusan nama menteri," ujar Jokowi.


Slank sendiri menyatakan tidak perlu membantu memenangkan Jokowi di dalam pilpres karena mereka yakin Jokowi akan menang mudah.


"Kalau mau kalah, baru dibantuin. Kalau menang-menang saja, biarin, cuekin aja," kata Bimbim, personel Slank.


Personil lainnya, Abdee, menyatakan cara berkampanye Jokowi dapat memuluskannya menuju kursi RI-1. Sebab cara Jokowi menunjukkan rasa damai, bukan cara-cara agresif yang memancing emosi.


"Ini menyenangkan hati dan saya rasa ada harapan untuk Indonesia ke depannya," ujarnya.


21.50 | 0 komentar | Read More

Reza Rahadian Merasakan Cinta Tuhan Lewat Ujian

Written By Luthfie fadhillah on Minggu, 25 Mei 2014 | 21.50


Jakarta - Ketika mengalami saat-saat terberat dalam perjalanan hidup, janganlah mengeluh. Sebab cinta Tuhan kepada umatnya tidak hanya berwujud kesenangan, tetapi juga kepedihan. Nilai-nilai inilah yang didapatkan aktor Reza Rahadian dalam film terbarunya berjudul "Ketika Tuhan Jatuh Cinta" produksi Studio Sembilan dan Leica Productions.


Dalam film yang diadaptasi dari buku dengan judul sama karya Wahyu Sujani ini, Reza berperan sebagai Fikri, pelukis pasir yang harus menghadapi banyak kenyataan pahit dalam perjalannya mewujudkan cita-cita dan juga cintanya. Kurang beruntung dalam percintaan dan juga kehilangan kedua orang tuanya.


"Disaat banyak cobaan yang menimpanya, Fikri merasa saat itulah Tuhan sedang jatuh cinta padanya. Jadi tidak melulu orang yang susah itu tidak beruntung. Tinggal bagaimana kesiapan kita ketika Tuhan jatuh cinta kepada kita," kata Reza Rahadian usai press screening film "Ketika Tuhan Jatuh Cinta" di Jakarta, Minggu (25/5).


Untuk mendalami perannya sebagai seorang pelukis pasir, Reza rupanya belajar langsung dari tokoh Fikri yang asli.


"Beruntung saya dikenalkan pada Fikri dan belajar darinya cara melukis dengan pasir. Berhubung saya senang dengan seni, tantangan baru ini tentunya membuat saya sangat bersemangat," ungkap peraih Piala Citra tahun 2010 tersebut.


Selain Reza Rahadian, film garapan sutradara Fransiska Fiorella yang akan release di bioskop mulai 5 Juni 2014 ini juga turut menghadirkan bintang terkenal lainnya seperti Renata Kusmanto, Aulia Sarah, Enzy Storia, Ibnu Jamil, Dewi Irawan, hingga aktor senior Didi Petet dan Roy Karyadi.


21.50 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger