Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Beyonce Bulan Madu Kedua di Islandia

Written By Luthfie fadhillah on Kamis, 25 Desember 2014 | 21.50


Islandia - Pasangan Beyonce Knowles dan Jay Z melakukan perjalanan ke Islandia sejak awal bulan ini.


Selain merayakan ulang tahun Jay Z ke-45, mereka melakukan bulan madu kedua di pulau penuh es itu.


Dilansir Huffington Post, Kamis (25/12), seorang sumber mengatakan, Beyonce dan Jay Z menginap di sebuah resor mewah, Trophy Lodge.


"Resor itu cocok untuk seorang raja," katanya.


Perjalanan bulan madu itu didokumentasikan serta diunggah Beyonce ke halaman Tumblr pribadinya.


Penulis: Firda Puri Agustine/FIR


Sumber:Huffington Post


21.50 | 0 komentar | Read More

Predestination, Lika Liku Masa Lalu

Written By Luthfie fadhillah on Rabu, 24 Desember 2014 | 21.50


Predestination merupakan film tentang penjelajahan waktu oleh seorang agen yang diperankan oleh Ethan Hawke. Sebagai seorang agen, tugas utamanya adalah mundur ke masa lalu untuk menghentikan sejumlah peristiwa pemboman yang dilakukan oleh The Fizzle Bomber.


Film dimulai dengan agen tanpa mana yang gagal mencegah terjadinya ledakan. Tak hanya gagal, sang agen pun mengalami luka bakar serius di bagain wajahnya. Sang agen menjalani operasi guna mengembalikan konstruksi wajahnya yang telah rusak. Agen itu mendapatkan wajah baru.


Misi belum usai, masih ada peristiwa pemboman besar yang meluluhlantahkan kota New York. Agen kembali ke masa lalu. Dengan menggunakan kotak penyimpan biola yang berfungsi sebagai mesin waktu, agen pergi ke masa lalu bertemu dengan seorang pria yang berprofesi sebagai penulis bernama The Unmarried Mother di sebuah bar. Semacam ada kecocokan, keduanya berbicara panjang tentang masa lalu The Unmarried Mother.


“When I was a little girl...” The Unmarried Mother membuka tabir bahwa saat dilahirkan dirinya adalah seorang perempuan.


Selama hampir 30 menit, kamera mengikuti kisah hidup The Unmarried Mother. Rupanya ia adalah seorang yatim piatu yang ditinggalkan di depan panti asuhan di Cleveland. Ia tumbuh menjadi gadis yang aneh, yang tidak disukai oleh gadis-gadis lainnya. Meski menjadi anak aneh, namun ia memiliki kecerdasan di atas rata-rata.


Berkas kecerdasannya itu, ia direkrut untuk menjalani misi ke luar angka. Jane, nama gadis itu selalu mendapatkan skor tertinggi dalam berbagai tes kemampuan. Sayangnya jalan Jane terhambat karena alasan yang tidak jelas.


Jane memuutuskan bekerja sembari belajar. Jane yang selama ini belum merasakan cinta, akhirnya jatuh cinta pada pria misterius. Dari hubungannya tersebut, Jane hamil dan melahirkan seorang anak perempuan. Cobaan kembali datang ke hidup Jane, saat orang tidak dikenal menculik anaknya. Belum usai kesedihan akibat kehilangan sang putri, Jane mendapati kenyataan pahit. Pascaoperasi, Jane mengalami pendarahan hebat yang menyebabkan dokter harus mengangkat rahimnya.


Rupanya, satu kenyataan baru yang menyakitkan kembali mampir di hidup Jane. Rupanya Jane dilahirkan dengan organ intim perempuan dan lelaki. Karena organ perempuannya tidak lagi berfungsi, dokter melakukan sejumlah operasi untuk memaksimalkan organ intim pria.


Jane berpendapat seluruh hidupnya rusak setelah bertemu pria misterius. Agen pun mengajak Jane mundur ke masa lalu dan bertemu dengan si pria misterius. Lanjutan kisah Jane akan saling berkait dengan usaha sang agen untuk menghentikan The Fizzle Bomber dari niatan mengebom kota New York.


Film yang diangkat dari novel karya Robert Heinlein berjudul All You Zombies ini menampilkan seorang aktris asal Sydney Australia bernama Sarah Snook. Pujian patut diberikan kepada Sarah karena memberikan seluruh kemampuan berakting yang luar biasa. Di film ini Sarah memerankan tokoh Jane yang bertransformasi dari perempuan menjadi lelaki. Bintang berusia 27 tahun ini sukses menghidupkan tokoh penulis The Unmarried Mother dengan sempurna.


Predestination bagaikan sebuah puzzle. Penonton akan dibuat bingung dengan lompatan waktu yang terjadi terus-menerus. Film karya sineas asal Australia Michael Spierig dan Peter Spierig ini tidak membiarkan penonton terus dibuat bingung.


Di akhir film, diberikan kepingan terakhir puzzle yang akan menyatukan keseluruhan cerita. Meski cerita sudah komplet, penonton seolah dibuat untuk menyaksikan satu kali lagi film ini guna memahami seluruh loncatan waktu yang terjadi.


Walaupun film ini berpotensi membuat penonton mengerutkan dahi, namun tersembul ide brillian. Penonton akan mengangguk-angguk dan mungkin memuji ide cerita yang tidak biasa ini.


Film yang mengangkat tema soal penjelajahan waktu memang sudah banyak, salah satunya adalah Looper. Akan tetapi, Predestination jauh lebih gila dalam hal frekuensi lompatan waktu baik ke masa lalu. Mungkin penonton harus menyiapkan kertas dan pulpen untuk mencatat setiap lompatan waktu sehingga bisa dengan segera menyelesaikan puzzle kisah ini.


Penulis: Rizky Amelia/MUT


21.50 | 0 komentar | Read More

Jadi "Cover" Majalah, Pamela Anderson Hampir Tak Dikenali

Written By Luthfie fadhillah on Selasa, 23 Desember 2014 | 21.50


New York - Pamela Anderson terkenal sebagai gadis penjaga pantai, tetapi ternyata ia bisa juga menjadi model fashion yang keren. Saat menjadi cover majalah No Tofu, wanita berusia 47 tahun ini menjelma dari gadis "Baywatch" pantai menjadi seseorang model cantik.


Berbusana seperti gadis sekolah yang cantik, Anderson hampir tidak dikenali, dengan atasan model angkatan laut dengan kerah Peter Pan berwarna putih. Make up-nya juga sangat bersahaja, dan rambut model bob-nya benar-benar terlihat kuno.


Ia juga memakai bando berbentuk pita yang sangat besar.


Foto di dalam majalah itu memperlihatkan Anderson sedang duduk sedikit telentang di atas sofa putih. Ia terlihat seperti gadis 80an, dengan rok pensil berwarna biru polkadot dan atasan yang menyembunyikan belahan dadanya (Anderson terkenal karena buah dadanya).


Pam Anderson tampaknya kembali lagi bersama suaminya, Rick Salomon, yang pernah dinikahi dua kali. Ia meminta hakim untuk membuang surat cerainya (lagi).


Penulis: Eko Priyatmono/EPR


Sumber:Aol


21.50 | 0 komentar | Read More

"The Hobbit" Menangkan Persaingan "Box Office"

Written By Luthfie fadhillah on Senin, 22 Desember 2014 | 21.50


Los Angeles - Film terakhir dari trilogi Hobbit berjudul The Hobbit: The Battle of the Five Armies berhasil memenangkan persaingan sengit di antara beberapa film baru yang tayang perdana pada pekan lalu. The Hobbit mencetak pendapatan sebesar US$ 56,2 juta pada pekan pertama penayangannya di Amerika Serikat (AS) dan Kanada.


Pekan lalu, perhatian penonton tertuju kepada sekuel terakhir dari trilogi Hobbit. Tak heran apabila pendapatan film pada pekan lalu didominasi oleh film besutan sutradara Peter Jackson tersebut. Pengamat film memperkirakan tingginya angka pendapatan tersebut karena film tersebut memiliki penggemar loyal yang sangat besar.


Hal tersebut ditunjukan pada hadirnya sekuel pertama Hobbit yang mendapatkan respons hangat dari pencinta film. Setelah sekuel kedua muncul, respons penonton relatif stabil dan hanya mengalami penurunan 15% pada pendapatannya. Sehingga bukanlah tidak mungkin sebagian besar dari para fan setianya tidak ingin melewatkan seri terakhir dari trilogi tersebut.


Selain itu, produser juga dinilai cerdas dalam mengakhiri seluruh trilogi tersebut. Dengan langsung membuka kisah pertarungan dengan sang Naga, Smaug, sehingga plot cerita berjalan saling berkaitan tanpa harus kembali mengulang kisah pada sekuel keduanya. Tidak hanya itu, mereka juga tepat memilih subjudul yang membuat penasaran para pecinta film,terutama para fans mereka.


Awalnya film tersebut mengangkat subjudul There and Back Again menjadi The Battle of the Five Armies. Sebab, subjudul tersebut seprti ingin mengisahkan besarnya pertarungan yang akan diangkat dalam sekuel terakhir Hobbit. Terakhir, kampanye pemasaran yang diterapkan produsen dengan menempatkan kata 'One Last Time' seolah menegaskan tidak akan ada lagi kisah yang mengangkat tema abad pertengahan tersebut di layar lebar.


Berdasarkan data boxofficemojo, The Hobbit: The Battle of the Five Armies ditonton oleh 60% pria dan 60% di antaranya berusia di atas 25 tahun. CinemaScore memberikan peringkat "A-" pada film tersebut dan itu berarti standar untuk trilogi Hobbit.


Posisi kedua ditempati oleh film baru yang juga sekuel dari Night at the Museum, dengan subjudul Secret of the Tomb. Film tersebut berhasil mencetak pendapatan sebesar US$ 17,3 juta pada pekan lalu. Pengamat menilai turunnya pendapatan Night at The Museum tidak terpengaruh besar dari nama besar Ben Stiller. Berdasarkan data 20th Century Fox, penonton dari film tersebut 51% pria dan 54% diantaranya berusia di atas 25 tahun. CinemaScore memberikan peringkat "B+" pada film tersebut.


Film tersebut baru akan tayang di Indonesia pada 24 Desember mendatang.


Selanjutnya, film remake Sony/Columbia's berjudul Annie (2014) berhasil menempati posisi ketiga dengan menghasilkan US$ 16,3 juta. Meski remake, film tersebut mendapatkan peringkt "A-" dari CinemaScore. Sedangkan posisi selanjutnya ditempati oleh jawara boxoffice pekan lalu Exodus: Gods and Kings yang menghasilkan pendapatan US$ 8 juta, disusul The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 dengan pendapatan US$ 7,7 juta.



Top 5 Box Office


1. The Hobbit: The Battle of the Five Armies US$ 56,2 juta


2. Night at the Museum: Secret of the Tomb US$ 17,3 Juta


3. Annie (2014) US$ 16,3 juta


4. Exodus: Gods and Kings US$ 8 juta


5. The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 US$ 7,7 juta


sumber : boxofficemojo


Penulis: IIN/YS


Sumber:boxofficemojo


21.50 | 0 komentar | Read More

Ayu Ting Ting Menangis Hebat Saat Bantu Tulis Buku Jessica Iskandar

Written By Luthfie fadhillah on Minggu, 21 Desember 2014 | 21.50


Jakarta - Dalam pembuatan buku terbarunya, model dan presenter Jessica Iskandar minta bantuan pedangdut Ayu Ting Ting. Namun, permintaan bantuan itu justru menguras air mata Ayu


"Aku ikut terlibat juga dalam penulisan buku 'Jedar Power' ini. Aku menuangkan tulisannya sampai menangis, karena aku juga merasakan apa yang dirasakan Jessica," tutur Ayu, saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Minggu (21/12).


Lebih lanjut Ayu mengatakan, ada bagian khusus yang dianggapnya spesial sehingga membuatnya menangis. "Aku sampai menangis hebat saat aku menulis dan bercerita tentang kehamilan aku," lanjut wanita asli Depok, Jawa Barat itu.


Ayu menganjurkan siapa pun yang penasaran dengan kisah hidupnya dan Jessica untuk membeli buku tersebut.


"Dengan hadirnya buku ini, aku sama Jessica mau kasih tahu bagaimana wanita harus kuat dalam menjalani hidup. Karena Jessica menulis [buku] ini dari hatinya. Jadi, harus beli kalau yang penasaran," tutur Ayu.


Penulis: Chairul Fikri/NAD


21.50 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger