Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Nova Eliza Kurangi Kesibukan Suting Demi Anak

Written By Luthfie fadhillah on Sabtu, 03 Mei 2014 | 21.50


Jakarta - Artis cantik berdarah Aceh, Nova Eliza, mengaku sudah tidak menjalani kesibukannya di dunia keartisan seintens dulu. Ia memilih untuk lebih banyak meluangkan waktu bersama anak perempuannya yang bernama, Naima Malinka.


"Aku tetap suting walaupun sibuk dengan bisnis kulinerku, yakni Nasi Kecak. Namun, aku juga nggak terlalu memaksakan, kalau lagi kangen suting ya suting. Tapi memang nggak seintensif dulu. Karena aku juga mau melihat perkembangan anakku," ujar Nova pada acara Festival Jajanan Bango (FJB) 2014 di Jakarta, Sabtu (3/5).


Ia mengatakan, sebagai orang tua tunggal, ia merasa harus bisa lebih memperhatikan sang buah hati.


"Kalau dia sudah 6 tahun ya mungkin aku bisa ambil suting stripping lagi. Sekarang sedikit mengalah demi kepentingan anakku," katanya.


Menurutnta, kadang dalam hidup harus ada pilihan. Dan Nova memilih untuk membesarkan anaknya dulu secara optimal. Menurutnya suting film dan yang lain masik bisa menunggu.


"Tapi, kalau anakku kan pertumbuhannya nggak bisa menunggu. Dia selalu tumbuh setiap hari," imbuhnya.


21.50 | 0 komentar | Read More

Marshanda: Ben Tak Akan Kesulitan Temui Putrinya Bila Nanti Bercerai

Written By Luthfie fadhillah on Jumat, 02 Mei 2014 | 21.50


Jakarta - Keretakan rumah tangga pasangan Marshanda dan Ben Kasyafani sangat dirasakan pihak keluarga kedua belah pihak. Termasuk keluarga Marshanda yang kaget dengan keputusan yang diambil Chaca (panggilan akrab Marshanda).


Namun Chaca memastikan Sienna Amirah Kasyafani, tak akan dijauhkan dari ayahnya.


"Pasti kita sudah bicarakan, tidak mungkin kita menjalankan tanpa memikirkan anak gitu. Tapi aku di sini berkomitmen untuk aku tidak akan pernah menjauhkan anakku dari ayahnya, enggak akan pernah kasih kata-kata, 'Bapak kamu gini-gini (hal buruk)', enggak akan pernah!," ungkap Marshanda.


Lebih lanjut dijelaskan wanita berhijab ini, Ben sebagai kepala keluarga telah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga dirinya juga sangat berat untuk mengambil keputusan ini.


"Karena aku sendiri pun tidak menganggap Ben jelek gimana, aku tetap respect, enggak akan pernah ada yang menggantikan sosok Ben sebagai ayahnya Sienna, gitu ya," lanjutnya.


Meski nantinya dirinya harus berpisah dari Ben, maka Marshanda akan tetap menjalin kerjasama dengan Ben untuk membesarkan buah hatinya itu.


"Jadi, dan aku pengin berharap, dan berusaha keras bisa istilahnya bekerja sama dengan Ben. Keputusan yang tidak enak ini nih yang kita ambil. So let's not make it worst! Kita coba yang terbaik bekerja sama untuk Sienna, efeknya tidak perlu buruk," tutup Chaca.


21.50 | 0 komentar | Read More

Jadwal Acara Seni dan Budaya 2-4 Mei 2014

Written By Luthfie fadhillah on Kamis, 01 Mei 2014 | 21.50


Jakarta - Acara seni dan budaya berikut ini bisa Anda datangi untuk menikmati di akhir pekan nanti yang tak bakal menguras kantong karena bisa dinikmati secara gratis alias cuma-cuma.


2 Mei
- Pameran lukisan 'Okomama: Bianglala Rupa Flobamorata', 09.00 - 17.00 WITA, Taman Budaya Provinsi NTT.


Pameran karya pilihan koleksi Galeri Nasional Indonesia dan karya perupa pilihan Nusa Tenggara Timur.


- Pameran foto dan pemutaran film 'Memories from Borneo', 09.00 - 16.00 WIB, Erasmus Huis.


- Pameran seni rupa 'Kasih Tak Bertepi', 10.00 - 21.00 WIB, Galeri Cipta 2 Taman Ismail Marzuki.


- Pameran Radio Layang Swara, 10.00 - 18.00 WIB, Bentara Budaya.


- Pameran proyek seni rupa 'Swatata', 11.00 - 21.00 WIB, Ruang Rupa Gallery.


- Bincang buku foto NESW 'Fenomena Memotret dengan Smartphone', 18.30 - 21.00 WIB, Galeri Indonesia Kaya.


Dita Alangkara (AP), Ahmad Zamroni (Forbes Indonesia), Yuniadhi Agung (Kompas) dan Mast Irham (EPA), empat fotojurnalis menyadari bahwa setiap obyek dapat menjadi sebuah foto yang tetap berbicara meski hanya ditangkap dengan kamera ponsel, mereka kemudian menghasilkan sebuah buku berjudul “NESW”, kumpulan foto yang mereka ambil di sela-sela penugasan sebagai fotojurnalis.


- Pameran Lukisan 'Luka' oleh Haris Purnomo, 19.00 WIB, Salihara.


- Pembukaan pameran lukisan tunggal Yayak Yatmaka Dekaka 'Anak Perempuan dan Perkasa', 19.00 WIB, Galeri Cipta 3 Taman Ismail Marzuki.


- Film 'Maggio: Un Giorno Speciale' (2012), 19.00 WIB, Istituo Italiano di Cultura.


Roma. Pagi hari seperti hari-hari lainnya. Gina bangun dan berpakaian seperti apa yang diminta ibunya, karena ini adalah hari istimewa untuknya. Ia harus bertemu seseorang yang penting yang akan membantunya di dunia pertunjukan. Sebuah mobil dengan supir menjemputnya di tempat tinggalnya di pinggir kota. Supir itu adalah Marco, berumur sebaya dengannya.


Pada awalnya, situasi antara keduanya agak canggung. Sampai saat ada telfon dari orang penting tersebut yang mengatakan bahwa ia pun6ya banyak janji pada hari itu dan harus menunda pertemuan mereka selama satu jam. Keduanya pun harus melewati waktu dan berputar-putar di ibukota sambil saling berkenalan.


- Europe on Screen, 19.00 WIB, Epicentrum XXI.


3 Mei
- Pameran lukisan 'Okomama: Bianglala Rupa Flobamorata', 09.00 - 17.00 WITA, Taman Budaya Provinsi NTT.


- Pameran foto dan pemutaran film 'Memories from Borneo', 09.00 - 16.00 WIB, Erasmus Huis.


- Pameran Radio Layang Swara, 10.00 - 18.00 WIB, Bentara Budaya.


- Pameran lukisan tunggal Yayak Yatmaka Dekaka 'Anak Perempuan dan Perkasa', 10.00 - 21.00 WIB, Galeri Cipta 3 Taman Ismail Marzuki.


- Pameran seni rupa 'Kasih Tak Bertepi', 10.00 - 21.00 WIB, Galeri Cipta 2 Taman Ismail Marzuki.


- Pameran proyek seni rupa 'Swatata', 11.00 - 21.00 WIB, Ruang Rupa Gallery.


- Europe On Screen, 12.00 - 22.00 WIB (Erasmus Huis, IFI Salemba, Goethe Haus, dan Istituto Italiano di Cultura), 16.00 WIB (Alliance Francaise Medan) 19.00 WIB (Taman Kodok dan Pan Pacific Hotel Bali).


- Festival adat Erau: The Origin of Kutai, 15.00 WIB, Galeri Indonesia Kaya.


Sebagai cuplikan dari kemeriahan Festival Erau, para penari dan musisi tradisional Kutai didatangkan untuk tampil dalam acara ‘Erau Festival: The Origin of Kutai’. Dalam pertunjukan ini, para musisi memainkan lagu dengan gamelan kesultanan Kutai dan lagu tradisional Dayak Benuaq.


Tari-tarian khas kutai seperti Tari Persembahan dan Tari Topeng Kemindu yang datang langsung dari Kesultanan Kutai dan Tari Lilin dan Tari Belian Sentiu asli Dayak Benuaq juga memeriahkan pertunjukan.


- Pameran Lukisan 'Luka' oleh Haris Purnomo, 19.00 WIB, Salihara.


4 Mei
- Pameran lukisan 'Okomama: Bianglala Rupa Flobamorata', 09.00 - 17.00 WITA, Taman Budaya Provinsi NTT.


- Pameran foto dan pemutaran film 'Memories from Borneo', 09.00 - 16.00 WIB, Erasmus Huis.


- Pameran lukisan tunggal Yayak Yatmaka Dekaka 'Anak Perempuan dan Perkasa', 10.00 - 21.00 WIB, Galeri Cipta 3 Taman Ismail Marzuki.


- Pameran seni rupa 'Kasih Tak Bertepi', 10.00 - 21.00 WIB, Galeri Cipta 2 Taman Ismail Marzuki.


- Pameran proyek seni rupa 'Swatata', 11.00 - 21.00 WIB, Ruang Rupa Gallery.


- Europe On Screen, 12.00 - 22.00 WIB (Erasmus Huis, IFI Salemba, Goethe Haus, dan Istituto Italiano di Cultura), 19.00 WIB (Taman Kodok dan Pan Pacific Hotel Bali).


- Dengung Kuriding dari Kalimantan Selatan, 15.00 WIB, Galeri Indonesia Kaya.


Acara ini membawa detail kebudayaan masyarakat Dayak dan Kalimantan yang jarang disaksikan. Mulai dari upacara adat suku Dayak dalam rangka pesta panen dan mengusir roh jahat, pembacaan syair-syair dari Kalimantan Selatan serta tari-tarian Dayak seperti Tari Bandik Balian dan Tari Bakanjar Dayak.


- Pameran Lukisan 'Luka' oleh Haris Purnomo, 19.00 WIB, Salihara.


21.50 | 0 komentar | Read More

Orang Jepang: Godzilla Amerika Gendut!

Written By Luthfie fadhillah on Rabu, 30 April 2014 | 21.50


Tokyo - Bagi pencinta film monster, Mei ini film "Godzilla" buatan Warner Bros akan segera dirilis. Di negara asalnya, Jepang, godzilla dalam film terbarunya itu dikatakan gendut. Sejumlah pencinta film ramai-ramai mengomentari film arahan sutradara Gareth Edwards itu di dunia maya. Beberapa di antaranya seperti "Apakah dia (godzilla) segendut itu?" atau "Itulah sebabnya jika yang kamu lakukan cuma makan dan tidur."


Komentar lainnya menyatakan godzilla tidak berbentuk, tak punya leher, dan mirip atlet sepakbola Amerika. Tapi ada juga yang membelanya seperti "gendut dan imut-imut", atau "Dia pasti terkena radiasi Fukushima".


Godzilla merupakan rekaan fiksi asli Jepang yang dibuat pertama kali oleh Ishiro Honda tahun 1954. Hingga kini sudah 32 versi yang dibuat, 28 di antaranya disutradarai oleh orang Jepang.


"Godzilla" akan tayang 15 Mei di Inggris dan 16 di Amerika Serikat.


21.50 | 0 komentar | Read More

Sophia Muller Benarkan Berpindah Keyakinan

Written By Luthfie fadhillah on Selasa, 29 April 2014 | 21.50


Jakarta - Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari artis senior Sophia Latjuba atau kini yang dikenal dengan nama Sophia Muller tentang keyakinan barunya. Mantan istri musisi, Indra Lesmana itu mengaku kini telah berpindah keyakinan menjadi seorang muslim. Hal itu diungkapkan ibunda Eva Celia itu saat ditemui di studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (28/4) malam.


"Ini privat banget soal agama, saya masih terus belajar (agama Islam)," ungkapnya singkat.


Lebih lanjut Sophia membantah keputusannya untuk berpindah keyakinan itu karena dipengaruhi oleh orang lain.


"Saya mualaf bukan karena siapa-siapa. Ini adalah hubungan saya dengan Tuhan. Bukan karena saya mau ngapa-ngapain," lanjutnya.


Ketika didesak apakah proses berpindah keyakinannya karena pengaruh vokalis NOAH, Nazriel Ilham atau yang akrab disapa Ariel. Dengan tegas Sophia mengatakan bahwa semua bukan karena isu kedeketannya dengan vokalis band asal Bandung itu.


"Pokoknya saya mualaf bukan karena siapa-siapa termasuk dia, sudah yah," tutup Sophia yang langsung meninggalkan kerumunan wartawan yang sudah menunggunya sejak sore hari.


Meski belum secara gamblang menjelaskan alasan dirinya akhirnya berpindah keyakinan, namun sejumlah orang menganggap berpindah keyakinannya Sophia Muller lantaran urusan percintaannya dengan Ariel "NOAH".


21.50 | 0 komentar | Read More

Ratna Dilla Rela Tinggalkan Musik Dangdut

Written By Luthfie fadhillah on Senin, 28 April 2014 | 21.50


Jakarta - Bila banyak artis pendatang baru berjuang melalui musik dangdut sebagai pijakan awalnya, namun berbeda dengan penyanyi Ratna Dilla atau yang akrab di sapa RD untuk bisa terus bisa terus berkarir didunia hiburan tanah air.


Ratna yang sebelumnya berkarir melalui musik bergenre dangdut, kini dia banting setir menjadi seorang penyanyi beraliran musik pop. Hal itu dikarenakan peluncuran single musik pop pertamanya yang berjudul 'Kamu'.


Perpindahan genre musik itu dianggap RD sebuah revolusi bagi karirnya di dunia hiburan tanah air.


" Aku dari dulu memang ingin banget nyanyi pop. Tapi aku juga suka musik Melayu soalnya dari kecil di lingkunganku adalah penggemar melayu. Baru sekarang terwujud yakni bernyanyi dengan genre musik pop," ungkap RD saat ditemui dikawasan Epicentrum, Kuningan, Senin (28/4).


Lebih lanjut diakui wanita yang pernah merilis single dangdut berjudul 'Nyut-Nyut' itu, tak mudah baginya untuk merubah image seorang penyanyi dangdut untuk dirubah menjadi penyanyi pop.


"Jujur aku sebenernya kesulitan untuk melepas image aku sebagai penyanyi dangdut. Karena awal karirku memang sebagai penyanyi dangdut. Tapi dengan kerja keras aku untuk terus belajar menyanyikan lagu bertema musik pop aku yakin suatu saat image penyanyi dangdut itu akan luntur juga," lanjutnya.


Dalam single pop terbarunya 'Kamu' yang merupakan karya musisi Anang Hermansyah itu, RD mengaku sudah menggunakan berbagai cara untuk bisa menyanyikan hasil karya suami penyanyi Ashanty itu.


" Nggak gampang buat dapat lagu dari mas Anang. Dia kan musisi besar. Aku udah nge fans sama dia sejak lama. Lagu-lagunya bagus, tapi setelah mas Anang liat potensi aku dan kemauan aku untuk belajar, makanya mas anak kasih single ini untukku," tuturnya.


Ditambahkan RD, dirinya memiliki trik khusus untuk membedakan penampilan dirinya yang dulu sebagai penyanyi dangdut dan kini sebagai penyanyi pop.


" Penampilanku dari gaya rambut, kostum memang sangat berubah total. Saat ini aku mengusung konsep simple modern glamour untuk penampilanku, ya sekedar untuk pembeda saja antara aku yang sebagai penyanyi dangdut dan kini sebagai penyanyi pop," tutup RD yang akan melepas single perdananya akhir bulan Mei mendatang.


21.50 | 0 komentar | Read More

Merry Riana Wujudkan "Action"-nya dalam "Langkah Sejuta Suluh"

Written By Luthfie fadhillah on Minggu, 27 April 2014 | 21.50


Jakarta - Tekanan hidup dan kesulitan hidup sebenarnya bisa menjadi langkah awal kesuksesan, jika seseorang bisa mampu bijaksana menyikapinya. Demikian kurang lebih benang merah yang disimpulkan dari tip-tip sukses seorang Merry Riana.


Tak berhenti dengan buku pertamanya, "Mimpi Sejuta Dollar", kali ini Merry Riana meluncurkan buku selanjutnya "Langkah Sejuta Suluh" di Central Park, Jakarta, Sabtu (26/4).


Jika dalam buku "Mimpi Sejuta Dollar", Merry bercerita tentang awal menjadi mahasiswi dengan ekonomi pas-pasan, maka dalam buku keduanya ini Merry menceritakan dengan lebih detail tentang perjalanan menuju kesuksesannya.


Dengan bantuan penulis Clara Ng, motivator kelahiran 29 Mei 1980 ini berharap agar generasi muda Indonesia bisa tergerak memperjuangkan hidupnya untuk mencapai taraf yang lebih baik.


"Menurut saya, formula sukses itu adalah vision, action dan passion. Kalau 'Mimpi Sejuta Dollar' menceritakan tentang vision atau mimpi saya, maka 'Langkah Sejuta Suluh' lebih banyak mengisahkan action. Apa saja yang saya lakukan untuk mewujudkan mimpi itu," ujarnya saat ditemui di acara peluncuran buku terbarunya.


"Langkah Sejuta Suluh" memiliki tebal 472 halaman, yang ditulis dengan alur cerita mengalir dan mudah dimengerti. Buku ini diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama dengan harga Rp 88.000/eksemplar.


21.50 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger